Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Filipina-Kanada Tandatangani Perjanjian Pertahanan Baru di Tengah Ketegangan dengan Beijing di LTS

📅 Senin, 03 Nov 2025, 12:15 WIB | Oleh:
Filipina-Kanada Tandatangani Perjanjian Pertahanan Baru di Tengah Ketegangan dengan Beijing di LTS Doc: AP/Angkatan Bersenjata Filipina
Ket. Dalam foto yang disediakan Kantor Urusan Publik Angkatan Bersenjata Filipina ini, personel Angkatan Laut Filipina mengamati kapal Kanada HMCS Montreal (FFH336) selama Kegiatan Kerja Sama Maritim Multilateral yang diadakan di Laut Filipina Barat, pada 7 Agustus 2024.

MANILA - Filipina dan Kanada menandatangani perjanjian pasukan kunjungan pada hari Minggu (2/11), perjanjian terbaru dari serangkaian pakta yang bertujuan untuk melawan ketegasan Beijing di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan.

Filipina dan Tiongkok sering terlibat dalam bentrokan di jalur perairan krusial tersebut, yang diklaim Beijing hampir seluruhnya meskipun ada putusan internasional yang menyatakan bahwa klaimnya tidak memiliki dasar hukum.

Angkatan Laut Kanada tahun lalu mulai berpartisipasi dalam patroli maritim gabungan di wilayah tersebut bersama AS, Australia, Jepang, dan Filipina.

Kesepakatan pasukan kunjungan ini akan memungkinkan pasukan Kanada untuk berpartisipasi dalam latihan gabungan di darat juga.

Menteri Pertahanan Kanada David McGuinty mengatakan perjanjian tersebut akan mempererat hubungan dengan militer Filipina sekaligus memajukan strategi Asia-Pasifik Ottawa, yang menyerukan "kehadiran terdepan di kawasan tersebut".

"(Kami) akan terus bergerak maju dalam hal pelatihan, pertukaran dengan perguruan tinggi militer kami, berbagi informasi, dan memahami keamanan siber," ujarnya dalam jumpa pers bersama di Manila.

Ia menambahkan, Kanada berharap ikut serta dalam latihan militer tahunan Balikatan yang diselenggarakan negara kepulauan tersebut pada musim semi mendatang.

Manila, sekutu AS, menandatangani pakta pasukan kunjungan dengan Selandia Baru awal tahun ini dan telah memiliki perjanjian dengan Amerika Serikat, Australia, dan Jepang.

Kesepakatan serupa sedang digodok dengan Prancis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

50 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.