Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bapenda Manokwari Sebut Realisasi Pajak MBLB Capai Rp6,3 Miliar

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapenda Manokwari Sebut Realisasi Pajak MBLB Capai Rp6,3 Miliar Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Bapenda Manokwari Umrah Nur.

MANOKWARI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manokwari, Papua Barat mencatat realisasi pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) hingga Oktober 2025 telah mencapai Rp6,3 miliar sehingga berpotensi melampaui target tahun 2025 ini.

Sekretaris Bapenda Manokwari, Umrah Nur, di Manokwari, Kamis (30/10), mengatakan pajak MBLB adalah salah satu dari tiga jenis pajak yang diproyeksikan akan melampaui target pada tahun 2025.

“Realisasi pajak MBLB sudah mencapai Rp6,3 miliar dari target Rp6,6 miliar. Kami perkirakan bisa bertambah lebih dari Rp1 miliar hingga akhir tahun,” ujar Umrah.

Ia mengatakan rata-rata penerimaan pajak MBLB mencapai Rp500 juta per bulan dan kontribusi terbesar berasal dari produsen semen di Manokwari.

Selain itu, pajak MBLB juga dihimpun dari sejumlah kontraktor yang mengambil material galian C seperti pasir dan batu untuk kegiatan proyek fisik.

“Perusahaan yang sudah mengambil kekayaan mineral bukan logam dan batuan wajib membayar pajak, termasuk yang masih dalam proses izin galian C,” kata Umrah.

Selain pajak MBLB, dua jenis pajak lain juga menunjukkan capaian positif adalah pajak parkir yang ditargetkan sebesar Rp600 juta, sedang hingga Oktober telah mencapai Rp436 juta.

“Sekarang tinggal dua perusahaan parkir yang beroperasi, yakni di Mall Manokwari City Mall (MCM) dan Bandara Rendani,” ujar Umrah.

Sementara itu, pajak penerangan jalan (PPJ) dengan target Rp11 miliar telah terealisasi Rp10,4 miliar hingga Oktober.

Dalam dua bulan terakhir, Bapenda memperkirakan total penerimaan PPJ dapat mencapai Rp12 miliar.

“Setoran PPJ berasal dari PLN dan pabrik semen PT SDIC Papua Cement Indonesia. PLN menyumbang sekitar Rp700 juta hingga Rp900 juta per bulan, sedangkan PT SDIC sekitar Rp100 juta per bulan dari pembangkit listrik sendiri,” jelasnya.

Ia mengatakan, target penerimaan pajak tahun 2025 untuk di Kabupaten berjumlah Rp97 miliar. Dari total target tersebut, realisasi bulan Oktober sudah mencapai Rp60,7 miliar.

Menurutnya, tingginya capaian penerimaan pajak tidak terlepas dari upaya Bapenda Manokwari untuk melakukan penagihan pada wajib pajak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.