Eks Kapten Persib: Bojan Hodak Layak Gantikan Kluivert di Timnas Indonesia!
📅 Rabu, 29 Okt 2025, 20:16 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Rubby Jovan
JAKARTA - Legenda Persib Bandung Atep Rizal menilai pelatih Maung Bandung, Bojan Hodak, layak menukangi timnas Indonesia yang saat ini belum memiliki pelatih kepala setelah kepergian Patrick Kluivert. Menurut Atep, gaya permainan Hodak yang mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat cocok dengan karakter pemain Garuda.
Atep tak meragukan Hodak jika melihat prestasinya menangani Persib dengan mempersembahkan dua trofi Liga Indonesia secara beruntun.
Dari sistem permainan, pesepak bola yang pensiun dua tahun lalu itu juga mengatakan pemain-pemain tim Garuda cocok memainkan strategi Hodak.
"Secara prestasi Bojan Hodak dia memang bagus. Lalu secara karakter cara melatihnya mungkin juga cocok dengan pemain-pemain yang dimiliki oleh tim nasional. Di mana Bojan Hodak menerapkan defense counter cara bermain bolanya," kata Atep kepada wartawan setelah mengikuti coaching clinic "Media Cup 2025" di Pendekar Goozone Mini Soccer Cibis Park, Jakarta Selatan, Rabu.
"Dan, pemain-pemain kita saat ini rasanya cocok dengan gaya permainan seperti itu. Kalau menurut saya sah-sah saja selama itu bisa mengangkat tim," tambah dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika itu bukan Hodak, Atep merasa pelatih-pelatih berpengalaman dari Eropa lain cocok menangani timnas Indonesia. Dia menyinggung pelatih asal Jerman yang terkenal dengan taktik gegenpressing.
"Penekanannya mungkin lebih ke gaya mainnya, mungkin, bisa sama dengan karakter (pemain timnas). Jerman itu gegenpressing. Mungkin itu cocok dengan pemain-pemain yang dimiliki oleh tim nasional kita," tutur Atep, yang memperkuat Persib dari 2008 sampai 2019.
Sebelumnya, Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengatakan pihaknya tak akan terburu-buru menunjuk pelatih baru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arya mengatakan pelatih baru Indonesia akan ditunjuk untuk memimpin tim dalam FIFA Match Day pada Maret 2026.
Atep tak terlalu setuju dengan langkah PSSI yang tak kunjung menunjuk pelatih baru.
"Karena memang pelatih butuh pengenalan juga. Bagaimana budaya sepakbola, bagaimana pemain yang dimiliki juga. Kalau saya berharap lebih cepat karena melatih timnas ini butuh waktu," tutup Atep.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!