FPTI: Panjat Tebing Jadi Representasi Semangat dan Kebersamaan Pemuda

Selasa, 28 Okt 2025, 17:47 WIB

JAKARTA - Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Wahyu Priatiawan Buntoro mengeklaim olahraga panjat tebing menjadi salah satu representasi kegiatan positif yang mencerminkan semangat dan kebersamaan para pemuda Indonesia.

Menurut dia, hal itu sejalan dengan makna Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober di Tanah Air, karena olahraga itu tidak hanya melatih kekuatan fisik, tetapi juga menjadi sarana bagi anak muda untuk berinteraksi sosial dan membangun kepercayaan antarsesama.

Ket. Foto: Para atlet panjat tebing Indonesia untuk nomor speed, berlatih dalam rangka persiapan SEA Games Thailand 2025, di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (11/10). — Sumber: ANTARA/Donny Aditra

"Dalam panjat tebing, kami diajarkan untuk saling percaya, contohnya saat pemanjat harus yakin atau percaya dengan penambat tali (belayer) dan begitu juga sebaliknya, belayer juga bertanggung jawab menjaga keselamatan rekannya," kata Wahyu saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (28/10).

Dia menjelaskan, nilai kebersamaan dan rasa saling percaya yang tumbuh dalam panjat tebing mencerminkan kehidupan sosial nyata di tengah masyarakat.

Melalui aktivitas itu, para pemuda dapat belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, dan solidaritas yang kuat, baik dalam latihan maupun turnamen.

Selain itu, Pristiawan menekankan pentingnya panjat tebing sebagai sarana menyeimbangkan kehidupan antara dunia digital masa kini dan kegiatan fisik.

"Panjat tebing bisa menjadi cara untuk hidup sehat di tengah tantangan global dan era digitalisme yang membuat interaksi tatap muka semakin jarang," ujar dia.

Sekum itu menambahkan, FPTI antusias melihat peningkatan minat generasi muda terhadap panjat tebing dalam 10 tahun terakhir.

Olahraga itu kini tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan gaya hidup sehat.

Oleh sebab itu, melalui semangat Hari Sumpah Pemuda, dia mengajak para pemuda untuk terus aktif berolahraga dan berkontribusi melalui kegiatan positif seperti panjat tebing, yang mampu memperkuat fisik, mental, serta ikatan sosial antarpemuda, maupun lintas generasi di Indonesia.

Jaga Semangat Sumpah Pemuda

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Wahyu Priatiawan Buntoro mengimbau para pemuda untuk terlibat aktif membangun olahraga nasional, khususnya panjat tebing guna menjaga semangat Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.

Menurut dia, momentum sejarah tersebut harus senantiasa dijaga oleh generasi muda dengan berbagai hal positif, termasuk berkontribusi dalam mengharumkan nama bangsa dan negara.

"Banyak yang bisa dilakukan pemuda dalam membangun olahraga nasional, terutama panjat tebing yang kini menjadi olahraga populer setelah Asian Games dan Olimpiade yang lalu," kata Wahyu saat dihubungi dari Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan, perkembangan panjat tebing saat ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari kalangan muda.

Olahraga itu tidak hanya menjadi wadah menyalurkan minat dan bakat, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan nilai nasionalisme dan semangat berprestasi.

"Bahkan lebih dari 80 persen pengurus FPTI di seluruh Indonesia diisi oleh para pemuda, jadi ini sangat menggembirakan karena menjadi bukti nyata keterlibatan generasi muda dalam memajukan olahraga," ujar dia.

Pristiawan menambahkan, FPTI berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi generasi muda guna berkreasi dan berprestasi, melalui berbagai program pembinaan, serta turnamen nasional maupun internasional. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.