Kemnaker Sebut Sertifikasi Kunci Naik Kelas Lulusan Magang

Jumat, 22 Mei 2026, 22:15 WIB

JAKARTA – Sertifikasi kompetensi bagi lulusan Magang Nasional menjadi penting untuk memastikan keterampilan yang dimiliki peserta diakui secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat, sertifikasi tidak hanya berfungsi sebagai bukti kemampuan teknis, tetapi juga meningkatkan kredibilitas dan daya saing tenaga kerja muda.

Ket. Foto: Suasana pelaksanaan program magang untuk petani muda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/ Fathnur Rohman

Selain membantu perusahaan dalam proses rekrutmen, standar kompetensi yang terukur juga dapat memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia usaha.

Karena itu, sertifikasi menjadi elemen strategis agar program magang tidak sekadar memberi pengalaman kerja, tetapi juga menghasilkan tenaga siap kerja yang lebih kompetitif.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi para lulusan Magang Nasional sebagai langkah untuk memperkuat daya saing sekaligus memperbesar peluang kerja di dunia industri.

“Program magang tidak hanya memberikan pengalaman praktik di dunia kerja, tetapi juga harus menghasilkan pengakuan kompetensi yang dapat menjadi bekal peserta saat memasuki pasar kerja,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (22/5).

Lebih lanjut, ia mengatakan hal tersebut kembali dipertegas oleh Kemnaker menyusul program Magang Nasional Tahap 2 yang akan berakhir pada 23 Mei 2026.

Oleh karena itu, Darmawansyah mengingatkan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting setelah peserta menyelesaikan program magang karena memberikan pengakuan resmi atas keterampilan yang diperoleh selama praktik kerja.

Selain itu, Kemnaker pun mendorong lulusan program Magang Tahap 2 untuk melanjutkan peningkatan kompetensi melalui sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang difasilitasi secara gratis.

Adapun pendaftaran sertifikasi kompetensi ini dibuka pada 8–19 Juni 2026 melalui platform MagangHub.

Lebih jauh, Kemnaker juga memastikan seluruh tahapan akhir program Magang Nasional Tahap 2 berjalan optimal menjelang penutupan program, termasuk penyelesaian administrasi peserta, evaluasi program, serta pelaporan hasil pelaksanaan oleh penyelenggara.

Di sisi lain, Darmawansyah mengatakan, pelepasan Magang Nasional Tahap 2 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei mendatang, dan akan dihadiri oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto serta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.