Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anak Muda Sebagai Inspirator Gerakan Literasi di Medsos

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 22:05 WIB | Oleh:
Anak Muda Sebagai Inspirator Gerakan Literasi di Medsos Doc: Antara
Ket. Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz (paling kiri) bersama aktris yang juga pegiat literasi Maudy Ayunda (tengah) dan penulis Maman Suherman (kanan) dalam Festival Literasi 2025 di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Jakarta - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) mengajak anak-anak muda menjadi inspirator gerakan literasi di media sosial (medsos) dalam rangka menyambut peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz dalam Festival Literasi Perpusnas 2025 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa.

"Pemuda sekarang yang banyak bergerak (untuk memajukan literasi), tadi kita lihat anak-anak, kita semua sudah minta kepada mereka agar memberikan rasa bahagia mereka melalui media-media sosial mereka, konten-konten yang akan memberikan inspirasi baru kepada sebayanya, bahwa bergerak dalam literasi itu sesuatu yang membahagiakan," ujar Aminudin.

Ia menjelaskan, Perpusnas selama ini menggandeng anak-anak muda melalui berbagai program, pertama yakni Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang kini digerakkan oleh anak-anak muda.

"Kita sudah bisa mendata sekarang, ribuan TBM sudah bergerak bersama dengan anak muda. Memang ada orang tua yang di TBM itu, tetapi tetap yang bergerak kan anak-anak muda," katanya.

Program kedua, yakni Relawan Literasi Masyarakat (Relima) yang juga digerakkan oleh para pemuda di tiap-tiap daerah. Selain itu, Perpusnas juga memiliki Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi dengan 15 ribu mahasiswa yang bergerak di 1.000 desa untuk menghidupkan gerakan literasi.

"Mahasiswa ini, ada 15 ribu di tahun ini yang bergerak di seribu desa. Artinya, kalau potensi ini kita satukan, kita berdayakan, gerakan literasi lambat laun akan menjadi gerakan bersama," paparnya.

Menurutnya, terlepas dari adanya intervensi atau tidak dari pemerintah, para pemuda ini sudah sadar bahwa gerakan literasi harus dibangun bersama-sama.

Melalui Festival Literasi 2025, masyarakat diajak untuk melihat bahwa literasi bukan hanya kemampuan teknis membaca dan menulis, melainkan kemampuan memahami, menafsirkan, dan menggunakan informasi untuk meningkatkan kualitas hidup.

Festival tersebut juga menegaskan peran literasi sebagai jembatan antara pengetahuan dan pembangunan sosial. Perpusnas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif membaca, menulis, dan berkarya demi meningkatkan kualitas hidup serta memperkokoh jati diri bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.