Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tips Menanggapi Kritik Secara Bijak dan Profesional

📅 Senin, 27 Okt 2025, 07:35 WIB | Oleh:
Tips Menanggapi Kritik Secara Bijak dan Profesional Doc: Foto: Koran Jakarta
Ket. Ilustrasi bu Rossa

Pertanyaan:

Bu Rossa, minggu lalu rekan saya presentasi project di hadapan jajaran manajemen dan staf. Tiba-tiba salah seorang manager mengkritik pedas materi yang dipaparkan sampai-sampai rekan saya pucat dan sempat tidak bisa berkata apa-apa. Bulan depan adalah giliran saya menjadi project leader dan memaparkan rencana event 3 bulan ke depan. Mohon advisnya Bu, apa yang harus saya lakukan jika dikritik oleh atasan?

Jawaban:

Kritik adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan, baik dalam lingkungan profesional maupun personal. Meskipun terkadang terasa tidak nyaman, kritik yang disampaikan dengan baik dapat menjadi cermin gratis yang membantu kita melihat kekurangan yang mungkin tidak kita sadari. Kemampuan untuk menanggapi kritik secara profesional dan tenang adalah keterampilan penting yang menunjukkan kedewasaan emosional dan kemauan untuk berkembang.

Berikut adalah tips-tips yang bisa Anda terapkan untuk menanggapi kritik secara bijak:

1. Jaga Ketenangan dan ­Kendalikan Emosi

Reaksi pertama saat dikritik seringkali adalah merasa tersinggung, marah, atau ingin membela diri (defensive). Namun, bereaksi secara emosional akan membuat Anda terlihat tidak profesional dan memperburuk situasi.

• Tarik napas dalam-dalam. Beri diri Anda waktu beberapa detik untuk menenangkan diri dan memproses apa yang Anda dengar.

• Hindari reaksi impulsif. Tahan godaan untuk langsung menyanggah atau menyerang balik.

• Perhatikan bahasa tubuh. Tetaplah rileks, hindari menyilangkan tangan atau menunjukkan ekspresi wajah yang defensif. Sikap tenang akan membantu Anda berpikir jernih.

2. Dengarkan dan Pahami ­dengan Objektif

Fokuslah pada inti dari kritik, bukan pada cara penyampaiannya. Dengarkan untuk memahami, bukan untuk menyiapkan sanggahan.

• Dengarkan sampai selesai. Jangan memotong pembicaraan sebelum kritik disampaikan secara lengkap.

• Anggap kritik sebagai masukan, bukan serangan pribadi. Ingatlah bahwa kritik biasanya ditujukan pada tindakan, kinerja, atau perilaku Anda, bukan pada diri Anda sebagai individu. Pisahkan antara fakta pekerjaan dan perasaan personal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.