Jepang dan AS akan Kerja Sama untuk Upaya Perkuat Pembuatan Kapal

Senin, 27 Okt 2025, 17:30 WIB

TOKYO - Jepang dan Amerika Serikat diperkirakan akan menandatangani nota kesepahaman untuk bekerja sama dalam memperkuat kemampuan pembuatan kapal di kedua negara sebagai bagian dari langkah-langkah ketahanan ekonomi.

Langkah ini tampaknya ditujukan untuk menghadapi peningkatan pangsa pasar Tiongkok dalam pembuatan kapal global.

Ket. Foto: — Sumber: NHK

Nota kesepahaman tersebut diperkirakan akan menyebutkan perlunya mengurangi ketergantungan terhadap negara tertentu dengan tujuan mengamankan transportasi laut jika terjadi sesuatu yang tidak terduga.

Dokumen tersebut juga diperkirakan akan menyebutkan bahwa Jepang dan AS akan membentuk kelompok kerja untuk memperkuat kerja sama, dan bahwa perusahaan Jepang dan AS akan berinvestasi di galangan kapal di kedua negara untuk meningkatkan daya saing dan meningkatkan efisiensi.

“Kedua pemerintah berencana menandatangani nota kesepahaman lain tentang pasokan mineral penting, termasuk logam tanah jarang, dalam upaya membangun rantai pasokan tanpa ketergantungan pada Tiongkok,” lapor kantor berita NHK, Senin (27/10).

Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae dan Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu di Tokyo pada Selasa (28/10) pagi. Ini akan menjadi pertemuan tatap muka pertama Takaichi dengan Trump.

Selama pertemuan puncak, Takaichi dan Trump diperkirakan menandatangani dokumen yang bertujuan untuk menerapkan kesepakatan perdagangan yang dicapai antara Jepang dan AS secara bertahap.

Takaichi mempertimbangkan untuk memberikan hadiah kepada Trump tongkat golf yang digunakan oleh mantan Perdana Menteri Abe Shinzo dan bola golf berlapis emas.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Jepang Akazawa Ryosei bertemu dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick, yang sedang berkunjung ke Jepang, pada Minggu (26/10). Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi juga dijadwalkan bertemu dengan Lutnick pada Selasa.

Kementerian Transportasi Jepang berencana membeli truk pikap buatan produsen mobil AS, tampaknya sebagai respons terhadap klaim Trump yang menyebutkan bahwa Jepang tidak akan menerima mobil AS. Kementerian Transportasi berencana memamerkan truk pikap Amerika itu di lokasi pertemuan puncak. NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.