Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wakapolri Sebut Polri Butuh Perbaikan Profesionalisme dan Akuntabilitas

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wakapolri Sebut Polri Butuh Perbaikan Profesionalisme dan Akuntabilitas Doc: Antara
Ket. Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo.

JAKARTA - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyatakan Polri saat ini membutuhkan perbaikan profesionalisme dan akuntabilitas.

Dedi mengatakan bahwa saat ini publik semakin sadar tentang akuntabilitas lembaga penegak hukum, terutama pascaperistiwa demonstrasi ricuh pada akhir Agustus 2025 yang memakan korban jiwa.

“Tuntutan publik terhadap reformasi Polri menjadi bagian dari gerakan nasional yang menekankan transparansi, empati, dan reformasi kelembagaan sebagai pondasi pemulihan kepercayaan masyarakat,” jelas Wakapolri dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (23/10).

Selain itu, menurutnya, aksi massa lainnya di awal September 2025 semakin memperlihatkan krisis legitimasi Polri sehingga muncul desakan reformasi struktural dan kultural. “Permasalahan internal yang diidentifikasi meliputi lemahnya pengawasan, rendahnya akuntabilitas penegakan hukum, maraknya penyalahgunaan wewenang, serta budaya impunitas yang menggerus kepercayaan publik,” ujarnya.

Atas adanya desakan tersebut, Polri, kata dia, telah berdiskusi dengan para tokoh perwakilan masyarakat sipil dan pakar.

Hasil kajian dari koalisi masyarakat sipil menunjukkan adanya 130 persoalan yang terhimpun dalam 12 isu utama, mulai dari pengawasan hukum, tata kelola sumber daya manusia (SDM), hingga orientasi pelayanan publik yang masih bersifat administratif.

Oleh karena itu, dia menekankan kebutuhan Polri saat ini adalah perbaikan profesionalisme dan akuntabilitas dengan rekomendasi utama adalah memperkuat pengawasan eksternal dan menurunkan perilaku represif.

“Pembelajaran dari praktik kepolisian global menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi seperti body-worn camera, CCTV, dan integrasi sistem digital untuk memastikan transparansi serta perlindungan terhadap hak asasi manusia,” ucapnya.

Perubahan Pola Pikir

Sementara itu, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana menekankan pentingnya perubahan pola pikir anggota Polri agar mampu menjadi polisi yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern. “Polisi tidak hanya hadir saat terjadi konflik, tetapi harus mampu mencegah, menjembatani komunikasi sosial, dan memanusiakan manusia,” ucapnya.

Menurutnya, pemolisian sejatinya merupakan refleksi dari kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban.

Maka dari itu, ia menekankan bahwa setiap anggota Polri harus memiliki moralitas, literasi, dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.