AHY : UI Mampu Bersaing di Kancah Global

Jumat, 24 Okt 2025, 14:47 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono—atau yang akrab disapa AHY, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Indonesia (UI) atas prestasinya menembus peringkat 200 besar dunia versi QS World University Rankings (WUR) 2026.

Apresiasi ini disampaikan dalam pertemuan dengan Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, dan perwakilan Ikatan Alumni (ILUNI) UI, di Kantor Kemenko IPK, Jakarta, belum lama ini.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

AHY menilai capaian UI menembus peringkat 200 besar dunia adalah bukti nyata perguruan tinggi Indonesia dapat bersaing di tingkat global. Keberhasilan UI tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika, tetapi juga bagi bangsa Indonesia, karena menunjukkan peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM) nasional di kancah internasional.

“Prestasi ini menunjukkan perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing secara global jika dikelola dengan visi yang kuat, tata kelola yang baik, serta komitmen pada mutu pendidikan dan riset. Untuk itu, tidak cukup satu elemen saja. Pemerintah, akademisi, dan pengusaha harus bekerja sama untuk menghasilkan solusi yang berdampak,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/10).

Lebih lanjut, AHY menyebut pembangunan hum an capita l sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur fisik. Pengembangan SDM dan optimalisasi sumber daya alam (SDA) harus berjalan beriringan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan nasional.

Oleh karena itu, langkah UI membentuk SekolahPascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) atau Graduate School of Sustainable Developmen (GSSD) dianggap tepat. Terlebih, capaian peringkat UI di QS WUR 2026 juga ditopang oleh skor tinggi pada indikator Keberlanjutan, menjadikan inisiatif ini sangat relevan dan strategis.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Heri menyampaikan komitmen UI dalam menghadirkan pendidikan tinggi bertaraf global. UI membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki, baik berupa tenaga ahli maupun aset.

“UI dan PTNBH lain berkesempatan untuk mengelola potensi besar universitas secara mandiri. Potensi luar biasa ini dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang benar-benar berdampak dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, dunia industri, lembaga riset, serta jaringan alumni. Salah satu wujud nyata komitmen ini adalah pendirian GSSD yang baru saja diapresiasioleh Bapak Menko. Ini adalah jawaban UI untuk mencetak SDM unggul yang tidak hanya kompeten secarateknis, tetapi juga memiliki wawasan pembangunan berkelanjutan yang krusial bagi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dalam membangun relasi UI dengan para mitra strategis, ILUNI UI memiliki peran penting sebagai penghubung kerja sama. Ketua Umum ILUNI UI, Pramudya A. Oktavinanda, menyebut bahwa jaringan alumni yang luas dan solid menjadi kekuatan utama dalam memperkuat kolaborasi antara universitas, dunia industri, pemerintah, dan lembaga internasional.

“Peran alumni bukan hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam membuka peluang riset, inovasi, serta pengembangan program yang memberi dampak nyata bagimasyarakat dan kemajuan bangsa. Untuk itu, ILUNI UI terus memperkuat jejaring kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional, agar kontribusi alumni dapat semakin optimal," tutupnya. 

  • Universitas Indonesia

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.