Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meta Bakal Tangani Penipuan di WhatsApp & Messenger, Peringatan Muncul Sebelum Anda Jadi Target

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 19:50 WIB | Oleh:
Meta Bakal Tangani Penipuan di WhatsApp & Messenger, Peringatan Muncul Sebelum Anda Jadi Target Doc: META

JAKARTA – Meta bakal menghadirkan serangkaian alat baru untuk memperingatkan pengguna WhatsApp dan Messenger ketika mereka menghadapi risiko penipuan online. Langkah ini diambil karena Meta melihat peningkatan signifikan aktivitas penipuan yang memakai layanan pesan instan milik mereka sebagai medium.

Dalam pembaruan yang dirilis baru-baru ini, pengguna akan mendapatkan peringatan langsung ketika seseorang yang tidak dikenal mencoba menambahkan mereka ke grup atau menghubungi via chat pribadi. Peringatan ini bertujuan memberi konteks lebih kepada pengguna untuk menentukan apakah interaksi tersebut aman atau berpotensi penipuan.

Meta menyampaikan bahwa fitur tersebut merupakan bagian dari strategi lebih besar untuk memperkuat keamanan platform dan mencegah pengguna menjadi korban skema yang makin kompleks.
Sebelumnya, Meta juga telah melakukan penghapusan massal terhadap akun-akun yang terbukti terkait pusat penipuan global, sebagai bentuk tindakan proaktif.

“Beberapa dari kampanye penipuan paling aktif dijalankan oleh pusat penipuan terorganisir yang menargetkan banyak platform secara bersamaan,” ujar Meta dalam pengumuman mereka. Dengan demikian, sistem peringatan ini diharapkan mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan sebelum skema berhasil dieksekusi oleh pelaku penipuan.

Pengguna akan melihat notifikasi jika seseorang yang bukan daftar kontak mereka menambahkan mereka ke grup, lengkap dengan informasi tentang pembuat grup dan anggota lainnya. Selain itu, ketika menerima chat pribadi dari nomor yang tidak dikenal, sistem akan memberikan konteks tambahan untuk membantu pengguna menilai legitimasi pesan tersebut.

Meta menjelaskan bahwa banyak penipuan dimulai dari platform pesan, lalu berlanjut ke aplikasi lain atau transaksi keuangan yang lebih kompleks sehingga deteksi awal sangat penting. Sebagai contoh, terdapat kasus penipuan yang melibatkan aplikasi pesan, lalu diarahkan ke kanal lain seperti Telegram atau media sosial, dengan dalih investasi mata uang kripto atau skema piramida.

Dengan fitur baru ini, Meta berharap bisa memperkecil ruang gerak pelaku penipuan dan memberi pengguna lebih banyak kendali terhadap keamanan interaksi mereka. Meski demikian, Meta mengingatkan bahwa meski sistem otomatis semakin baik, kewaspadaan pengguna tetap kunci utama untuk mencegah kerugian akibat penipuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.