Peta Baru NBA, Thunder Tetap Diunggulkan

Senin, 20 Okt 2025, 07:24 WIB

WASHINGTON - Musim ke-80 NBA yang mulai bergulir Selasa (21/10) waktu setempat menjanjikan persaingan baru. Pergantian tim oleh para superstar, cederanya sejumlah pemain elite, dan peta kekuatan yang bergeser membuat kompetisi terasa segar. Namun, satu hal tetap sama: Oklahoma City Thunder masih dianggap favorit kuat untuk mempertahankan gelar juara.

Thunder akan membuka musim dengan seremoni pengibaran spanduk juara di hadapan publik sendiri, ketika menjamu Houston Rockets, tim baru Kevin Durant. Di laga pembuka lainnya, Los Angeles Lakers akan menghadapi Golden State Warriors, duel klasik antara dua kekuatan besar. “Kalau kehilangan gelar NBA 2026, itu akan sangat menyakitkan. Sekarang, itu jadi fokus dan tujuan utama kami,” ucap Shai Gilgeous-Alexander.

Ket. Foto: Shai Gilgeous-Alexander dari Oklahoma City Thunder mendribel bola saat melawan Indiana Pacers pada kuarter ketiga di Gim 7 Final NBA 2025, Oklahoma City, AS. — Sumber: Foto AFP

Gilgeous-Alexander, guard asal Kanada berusia 27 tahun, menjadi figur sentral kebangkitan Thunder musim lalu. Dia meraih tiga gelar individu sekaligus: MVP musim reguler, MVP Final, dan top skorer liga dengan rata-rata 32,7 poin per gim. Tambahan 6,4 assist, 5 rebound, 1,7 steal, dan 1 blok per laga menjadikannya pemain paling dominan di liga.

Survei terhadap para manajer umum NBA menunjukkan 80 persen menjagokan Thunder sebagai juara bertahan, jauh di atas Cleveland Cavaliers dan Denver Nuggets yang sama-sama meraih 7 persen. Denver, masih dipimpin Nikola Jokic, tiga kali MVP asal Serbia dan pemain juara 2023, kembali menjadi ancaman utama di Barat. Namun sorotan besar tertuju pada Houston Rockets, yang kini diperkuat Durant setelah ditukar dari Phoenix Suns pada bulan Juli lalu. Dua kali juara NBA dan 15 kali All-Star, Durant akan memimpin barisan yang juga dihuni Alperen Sengun, Fred VanVleet, dan Dorian Finney-Smith.

Pergerakan besar juga terjadi di Los Angeles. Lakers mendatangkan Marcus Smart dan Deandre Ayton. Sedangkan Luka Doncic siap menjalani musim penuh pertamanya bersama tim ini. LeBron James, yang absen di awal musim karena cedera, akan memulai musim ke-23 dalam karirnya di usia 40 tahun. “Saya belum tahu kapan semuanya berakhir, tapi jelas semakin dekat,” kata LeBron tenang.

Doncic, yang tampil lebih bugar, mengaku siap memimpin. “Saya lebih cepat dan tidak mudah lelah,” ujarnya. Ayton, mantan center Portland dengan rata-rata 14,4 poin dan 10,2 rebound musim lalu, menilai kepindahan ke Lakers sebagai “peluang terbesar” dalam hidupnya. Di San Antonio, Victor Wembanyama kini dikelilingi pemain veteran untuk menopang musim keduanya. Sementara itu, Stephen Curry dan Jimmy Butler bertekad membawa Golden State Warriors kembali ke jalur playoff.

Di Timur, Cleveland Cavaliers memperkuat diri dengan kedatangan Lonzo Ball setelah dua musim absen akibat cedera lutut. Dia akan mendampingi Evan Mobley, peraih gelar Defensive Player of the Year, dan Donovan Mitchell.

Sementara itu, New York Knicks tampil segar di bawah pelatih baru Mike Brown. Orlando Magic juga memperkuat diri dengan mendatangkan Desmond Bane dari Memphis Grizzlies. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.