- Home
-
- Megapolitan
-
- Perumda Pasar Jaya Kirim 3...
Perumda Pasar Jaya Kirim 33 Truk Tronton, Bersihkan 6.000 Ton Sampah di Pasar Kramat Jati
Sabtu, 28 Mar 2026, 19:55 WIBJAKARTA - Perumda Pasar Jaya bergerak cepat menangani penumpukan sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas pasar tetap berjalan lancar dan nyaman bagi semua pihak.
Penanganan dilakukan dengan mempercepat proses pengangkutan sampah yang sempat menumpuk dalam jumlah besar. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai instansi terkait guna mempercepat normalisasi kondisi di lapangan.
"Kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya," ujar Topik.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi. Penanganan ini diharapkan dapat memulihkan kondisi pasar dalam waktu dekat.
Sebelumnya, tumpukan sampah di kawasan pasar tersebut sempat viral di media sosial. Volume sampah diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan ratusan truk tronton.
Kondisi ini dipicu oleh kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkut sejak 9 Maret 2026. Dampaknya, distribusi pengangkutan sampah menjadi terhambat dan menyebabkan penumpukan.
Sebagai langkah percepatan, Perumda Pasar Jaya menggandeng Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Dalam dua hari terakhir, proses pengangkutan menunjukkan perkembangan signifikan.
Sebanyak 33 truk tronton telah dikerahkan untuk mengangkut sampah dari lokasi. Armada tersebut terdiri atas 20 truk pada hari sebelumnya dan 13 truk tambahan pada hari berikutnya.
Pembersihan intensif akan terus dilakukan hingga kondisi pasar kembali normal. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kenyamanan pedagang dan pengunjung.
Selain pengangkutan, pihak pengelola juga melakukan penertiban serta penyaringan sampah di lokasi. Proses ini penting untuk memastikan alur pembuangan tetap terkendali dan tidak kembali menumpuk.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi jangka pendek sekaligus pencegahan. Penanganan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mengarah pada pengelolaan yang lebih sistematis.
Dalam jangka pendek, Perumda Pasar Jaya tengah memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri. Setiap unit memiliki kapasitas 16 meter kubik dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026.
Selain itu, kerja sama dengan pihak ketiga juga akan diperkuat untuk mempercepat distribusi pengangkutan. Hal ini dilakukan guna memastikan sistem pengelolaan sampah lebih tangguh ke depan.
Untuk jangka panjang, perusahaan juga menyiapkan inovasi teknologi pengolahan sampah. Uji coba teknologi thermal hydrolysis serta sistem pengelolaan MASARO tengah dipersiapkan.
"Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik," pungkas Topik.
Dengan berbagai langkah tersebut, Perumda Pasar Jaya optimistis persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan. Sistem yang lebih modern diharapkan mampu mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
- Pengelolaan Sampah
- Darurat Sampah
- Pemprov DKI Jakarta
- Pasar Induk Kramat Jati
- Pasar Jaya
- DLH DKI Jakarta
- Perumda Pasar Jaya
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen Kelola Sampah Secara Terintegrasi
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Akhiri TPA Open Dumping, Tuntaskan Kedaruratan Sampah
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Alat Berat akan Dikerahkan untuk Membersihkan Sampah di Muara Angke
-
Buang Sampah Sembarangan, Pedagang Pasar Angke Bakal Ditindak Tegas
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.