Bersinar di Piala Dunia, Vozinha Kini Berjuang Mempertahankan Identitasnya

Jumat, 31 Jul 2026, 00:05 WIB

SANTIAGO – Klub raksasa Liga Chile, Colo-Colo, tengah mengupayakan izin khusus agar rekrutan baru mereka, Vozinha, tetap dapat menggunakan nama populernya di bagian belakang jersey saat menjalani debut yang diperkirakan berlangsung akhir bulan ini.

Permohonan tersebut diajukan karena regulasi Liga Chile melarang pemain menggunakan nama panggilan (nickname) pada seragam pertandingan.

Ket. Foto: Vozinha. — Sumber: FIFA

Kiper berusia 40 tahun itu mencuri perhatian dunia lewat penampilan gemilang bersama Timnas Cape Verde di Piala Dunia 2026. Aksinya di bawah mistar membuat namanya dikenal luas, termasuk di media sosial, sebelum akhirnya menerima tawaran kontrak berdurasi enam bulan dari Colo-Colo.

Namun, proses registrasinya menghadapi kendala administratif. Berdasarkan peraturan Liga Chile, nama yang dicantumkan pada bagian belakang jersey harus berupa nama keluarga dari pihak ayah atau ibu. Pemain juga diperbolehkan menambahkan inisial nama depan, tetapi penggunaan julukan secara tegas tidak diperkenankan.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa apabila terdapat dua pemain dengan nama belakang yang sama di satu klub, pembeda dapat dilakukan melalui inisial nama depan atau nama keluarga kedua. Di luar ketentuan itu, nama panggilan tidak diizinkan.

Meski demikian, Colo-Colo optimistis permohonannya akan dikabulkan. Pasalnya, Federasi Sepak Bola Profesional Chile (ANFP) pernah memberikan pengecualian serupa kepada sejumlah pemain pada masa lalu.

Presiden Colo-Colo, Aníbal Mosa, mengaku telah berdiskusi dengan pihak ANFP mengenai persoalan tersebut. Menurutnya, respons awal dari federasi cukup positif.

"Kami memang menghadapi persoalan ini. Saya sudah berbicara dengan ANFP dan mereka menunjukkan sikap yang positif. Dewan Presiden klub akan mengadakan pertemuan pada Jumat. Saya juga telah berbicara dengan beberapa presiden klub lain dan mereka mendukung agar Vozinha diizinkan bermain menggunakan nama yang sudah dikenalnya, mengingat ia memakainya di ajang sepak bola terbesar di dunia," ujar Mosa.

Jika permohonan itu disetujui, kiper veteran tersebut akan tetap mengenakan nama "Vozinha", sama seperti ketika tampil membela Cape Verde di Piala Dunia, sehingga identitas yang telah dikenal penggemar sepak bola dunia tetap terjaga.

Nama asli sang penjaga gawang adalah Josimar José Évora Dias. Sementara itu, julukan "Vozinha", yang dalam bahasa Portugis berarti "nenek kecil", memiliki kisah unik.

Julukan tersebut diberikan oleh teman-teman masa kecilnya. Saat bermain sepak bola di jalanan, ia kerap menangis ketika timnya kalah lalu berlari pulang menuju rumah kakek dan neneknya, tempat ia dibesarkan. Kebiasaan itu membuat teman-temannya mulai memanggilnya "Vozinha", nama yang kemudian melekat sepanjang karier profesionalnya.

Kini, setelah menjadi salah satu sosok paling dikenang dari Piala Dunia 2026, Colo-Colo berharap nama yang telah menjadi identitas internasional sang kiper tetap bisa menghiasi jersey mereka pada musim ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.