Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Layanan Bus Trans Palu Dihentikan Sementara, Ada Apa di Balik Keputusan Pemkot?

📅 Senin, 20 Okt 2025, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ia mengaku, saat ini titik pemberhentian Bus Trans Palu belum dilengkapi dengan fasilitas penunjang, seperti tempat duduk untuk calon penumpang, sehingga hal ini menjadi penilaian Pemkot Palu untuk dilakukan penguatan infrastruktur supaya masyarakat nyaman menunggu bus.

Menurutnya pengaturan koridor penting dilakukan, karena erat kaitannya dengan mobilisasi penumpang.

"Salah satu contoh koridor Palu-Pantoloan cukup banyak peminatnya, hanya saja dikurangi jumlah bus jurusan Pantoloan yang sebelumnya 10 bus tinggal tiga bus, kebijakan Pemkot Palu akan mengembalikan 10 bus untuk melayani rute tersebut pada pengoperasian tahun depan," tutur Trisno.

Ia menegaskan penghentian operasional moda transportasi Bus Trans Palu bukan karena sepi peminat, tetapi upaya pemerintah memperkuat pelayanan supaya efektif dan efisien ke depan.

"Mengubah cara berfikir masyarakat menggunakan kendaraan pribadi beralih ke angkutan masal butuh penyesuaian, itu butuh waktu panjang, tidak bisa serta merta saat diterapkan kebijakan langsung beralih sekaligus," ucapnya.

Ia menambahkan saat ini tarif Bus Trans Palu Rp5.000 untuk penumpang Umum dan Rp2.500 bagi siswa, baik itu rute dekat maupun rute jauh, dan pada pengoperasian ulang nanti dipastikan tidak ada perubahan.

Sebelumnya perusahaan penyedia saja transportasi PT Bagong Transportasi mengoperasikan 24 Bus Trans Palu dari 26 unit disediakan, sisanya dua unit disimpan sebagai cadangan dan Pemkot Palu bertindak sebagai pembeli jasa layanan transportasi tersebut.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah mengenai Bus Trans Donggala yang beroperasi hingga ke dalam kota. Kami menyarankan Trans Donggala melakukan perpindahan penumpang di terminal Tipo, supaya tidak mengganggu rute Bus Trans Palu yang sudah diatur," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.