Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Kekurangan Tenaga Medis, Prabowo Arahkan LPDP ke Bidang Kedokteran

📅 Senin, 20 Okt 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Kekurangan Tenaga Medis, Prabowo Arahkan LPDP ke Bidang Kedokteran Doc: Antara
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto menyalami para menteri Kabinet Merah Putih dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10).

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto akan memprioritaskan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dari Kementerian Keuangan untuk fakultas kedokteran demi mengatasi kurangnya jumlah dokter umum dan spesialis di Indonesia.

Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna tepat pada satu tahun pemerintahan, Presiden menjelaskan bahwa Indonesia kekurangan jumlah tenaga dokter lebih dari 140 ribu dokter.

“Kita tahu dokter umum saja kita kekurangan, kekurangan kita sangat besar. Kalau tidak salah kekurangan kita di atas 140 ribu dokter, kita kekurangan di atas 140 ribu dokter. Kita juga kekurangan (dokter) spesialis, juga ribuan spesialis yang kita kurang. Ini PR,” kata Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10).

Menurut Prabowo, pemerintah dari berbagai negara yang ia kunjungi juga mengeluhkan masalah yang sama, yakni kekurangan dokter.

Namun negara-negara maju, seperti Inggris dapat mengatasi masalah itu karena mampu membayar tinggi dokter dari berbagai negara.

“Inggris kekurangan dokter sangat banyak. Dia ambil dokter dari mana-mana. Jerman, Eropa Barat, Amerika, dokter perawat diambil dari mana-mana, dia mampu bayar sangat tinggi. Ini jadi masalah bagi kita,” kata Prabowo.

Kepala Negara menilai kebijakan pendidikan harus disesuaikan dengan kebutuhan, salah satunya dengan menambah jumlah mahasiswa kedokteran.

Selain itu, Prabowo juga meminta penambahan penerima beasiswa LPDP yang diprioritaskan untuk fakultas kedokteran.

"Dan ini kalau perlu kita tambah beasiswa mungkin LPDP prioritasnya antara lain yang paling atas adalah untuk kedokteran," kata Prabowo.

Adapun Sidang Kabinet Paripurna yang digelar pada Senin ini merupakan sidang kesepuluh sejak Presiden Prabowo dan Wapres Gibran dilantik pada 20 Oktober 2024.

Pada Sidang Kabinet Paripurna ini, Presiden Prabowo memaparkan berbagai program yang telah dicapai pemerintah, serta janji kampanye yang telah direalisasi, salah satunya Makan Bergizi Gratis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.