Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harimau Sumatera Muncul di Agam, BKSDA Sumbar Kerahkan Tim Gabungan untuk Penanganan

📅 Senin, 20 Okt 2025, 18:34 WIB | Oleh:
Harimau Sumatera Muncul di Agam, BKSDA Sumbar Kerahkan Tim Gabungan untuk Penanganan Doc: Antara Foto
Ket. Petugas BKSDA Sumbar, Tim Pagari Baringin dan mahasiswa Kehutanan UNRI sedang memeriksa kamera trap dipasang di Koto Tinggi, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Senin (20/10/2025).

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat mengerahkan tim untuk menangani konflik Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang muncul di Koto Tinggi, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, pada Senin (20/10).

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumatera Barat (Sumbar) Ade Putra di Lubuk Basung, Senin, mengatakan pihaknya mengerahkan petugas BKSDA beserta Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Baringin dan mahasiswa Kehutanan Universitas Riau (Unri).

"Petugas yang kita turunkan ini telah melakukan penanganan konflik satwa jenis harimau di Koto Rantang, Kecamatan Palupuh," katanya.

Penanganan konflik tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari pemerintah nagari setempat terkait warga atas nama Abdul Mutalib (60) beserta Indra (56) melihat jejak kaki harimau di jalan menuju kebunnya pada Sabtu (18/10) pagi.

Mendapatkan laporan itu, lanjutnya, BKSDA Sumbar mengerahkan tim untuk verifikasi laporan sembari melihat hasil kamera jebak. Setelah itu memantau keberadaan satwa menggunakan drone termal di lokasi kemunculan satwa.

"Kita melakukan penanganan konflik ini tiga hari ke depan," katanya.

Sebelumnya BKSDA Sumbar juga menurunkan tim untuk verifikasi lapangan dan memasang kamera jebak pada Selasa (7/10).

Ia mengimbau warga agar melakukan aktifitas ke kebun lebih dari satu orang, melakukan aktivitas di kebun mulai pukul 09.00 sampai 16.00 WIB, mengandangkan ternak di kandang dan lainnya.

Saat tim sampai di lokasi, kata dia, salah seorang warga Aprimanando (38) sempat melihat keberadaan harimau di jalan saat mengambil sepeda motor bersama istrinya atas nama Desmaria (37).

Beberapa menit, harimau langsung melompat ke semak di sekitar jalan dan ia langsung memanggil petugas BKSDA Sumbar bersama tim tidak jauh dari lokasinya.

"Saya gemetar melihat satwa dengan ukuran sekitar dua meter, karena baru pertama melihat secara langsung. Kalau melihat jejak sudah sering saat pergi ke kebun," katanya.

Sementara Wali jorong Koto Tinggi, Mulyani, menambahkan jejak harimau sering ketemu sama warga selama 2025. Namun yang dilaporkan baru Senin (6/10).

Selain jejak kaki satwa, kata dia, ternak warga berupa anjing juga dimangsa sebanyak tiga ekor pada September 2025. "Anjing dimangsa satwa ini saat diikat di pondok kebun. Dengan kejadian ini masyarakat tidak ada tidur di kebun."

BKSDA Sumbar tingkatkan penanganan harimau di jalan lintas sumatera

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, meningkatkan penanganan konflik satwa jenis harimau sumatera yang muncul di jalan lintas sumatera di Nagari atau Desa Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, usai tertangkap kamera trap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Capaian realisasi investasi nasional

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.