Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenekraf: Ekosistem Ekraf Indonesia Harus Dipetakan 'End-to-end'

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 21:17 WIB | Oleh:
Wamenekraf: Ekosistem Ekraf Indonesia Harus Dipetakan 'End-to-end' Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dalam acara Gekrafs Naraya Berkreasi Seni menuju Hari Ekraf Nasional, di Jakarta, Minggu (19/10).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia harus bisa dipetakan mencakup semua tahapan dari awal hingga akhir atau end-to-end agar bisa menang bersaing di kancah internasional.

“Indonesia bagaimana kita bisa menang di kancah internasional adalah end-to-end ekosistemnya harus kita petakan. Jadi sekarang dari segi regulasi dan dari segi marketing, itu kita harus melihat pasar, kita harus melihat end-to-end-nya,” kata Irene dalam acara Gekrafs Naraya Berkreasi Seni menuju Hari Ekraf Nasional, di Jakarta, Minggu (19/10).

Irene mengatakan, Indonesia perlu membenahi regulasi dan melihat peluang bisnis dari bahan baku yang menjadi dasar dari suatu produk kreatif asli Indonesia.

Ia mencontohkan seperti bisnis parfum, pelaku ekonomi kreatif harus bisa melihat pasar dari semua aspek seperti bahan baku, peracik profesional di bidang parfum, pengemasan hingga aspek label kemasan agar sebuah produk mempunyai value added.

Untuk membantu para pejuang ekraf, Kemenekraf mempunyai Ekraf Hunt sebagai basis untuk menemukan pelaku kreatif yang bisa mengembangkan ekosistem produk kreatif agar memiliki daya saing.

“Parfumnya kita itu udah naik banget sekarang. Sampai kalau kita ngelihat jastip di TikTok, itu semuanya pasti ada parfum. Jadi isinya, botolnya, sampai ke printingnya, itu kita harus petakan end-to-end problems dari masing-masing pemetaan tersebut, kita harus kerja sama dengan kementerian yang lain,” kata Irene.

Ia mengatakan Kabinet Merah Putih di era Prabowo-Gibran menetapkan kolaborasi lintas kementerian untuk bersama-sama membentuk kebijakan yang bisa membangkitkan penyumbang ekonomi Indonesia secara gotong royong.

Dalam rangka mendukung produk kreatif pejuang ekraf, pada Hari Ekraf Nasional, Kemenekraf akan membuat aktivasi produk kreatif di sepanjang jalan Jakarta mulai dari Blok-M hingga Kota Tua, serta “playground” ekraf di spot komunitas sekitar Thamrin, Taman Mini Indonesia Indah hingga mall di pusat Jakarta. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.