Russia–AS Kaji Rencana Megaproyek Terowongan di Bawah Selat Bering
📅 Minggu, 19 Okt 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Moskow - Russia dan Amerika Serikat (AS) telah memulai pembicaraan tentang rencana membangun terowongan di bawah Selat Bering yang menghubungkan kedua negara, kata Utusan Presiden Russia untuk Urusan Ekonomi Kirill Dmitriev.
"Diskusi soal terowongan sedang dimulai," ujar Dmitriev, yang juga menjabat sebagai Kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), di platform X pada Jumat (17/10).
Dalam pertemuan di Gedung Putih pada Jumat dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia menganggap proyek tersebut sebagai "gagasan yang menarik."
Terowongan itu akan menghubungkan Rusia dan AS melalui jalur kereta api.
Dmitriev mengatakan pembangunan terowongan modern itu bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari delapan tahun dengan biaya di bawah 8 miliar dolar AS (sekitar Rp132,5 triliun), jauh lebih murah dari perkiraan awal sekitar 65 miliar dolar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penghematan itu dimungkinkan berkat teknologi dari perusahaan milik miliarder Elon Musk, The Boring Company.
Dmitriev menamai proyek itu "Terowongan Putin-Trump" dan menekankan potensinya dalam pengembangan sumber daya bersama, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi kedua negara.
Dia menambahkan bahwa RDIF telah memiliki pengalaman membangun jembatan kereta lintas batas Russia-China.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!