Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hansaplast Perkuat Kompetensi Apoteker Lewat Buku Panduan Penatalaksanaan Luka Berbasis Sains

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 20:25 WIB | Oleh:
Hansaplast Perkuat Kompetensi Apoteker Lewat Buku Panduan Penatalaksanaan Luka Berbasis Sains Doc: Hansaplast
Ket. Acara peluncuran Panduan Perawatan Luka Pertama di Indonesia yang dilakukan oleh Hansaplast dengan menggandeng Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

JAKARTA -  Hansaplast sebagai brand perawatan luka No.1 di Indonesia, terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dan edukasi penting berbasis sains guna meningkatkan kualitas perawatan luka di Indonesia.

Tahun ini, Hansaplast bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) memperkuat langkah nyata tersebut melalui peluncuran buku panduan “Penatalaksanaan Luka untuk Apoteker: Edukasi, Skrining, dan Pemilihan Produk yang Tepat,” yang diperkenalkan secara resmi dalam ajang First Aid Conference 2025. 

Panduan ini merupakan panduan pertama di Indonesia yang secara khusus disusun bagi apoteker, sebagai standar praktis berbasis bukti ilmiah dalam edukasi, skrining luka awal, serta merekomendasikan produk perawatan luka yang tepat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi apoteker sebagai tenaga kesehatan lini pertama dalam mendukung praktik perawatan luka yang profesional, aman, dan efektif.

Peluncuran panduan ini menjadi bagian dari rangkaian acara edukatif First Aid Conference 2025 yang dikemas secara inspiratif melalui pertunjukan teatrikal, sesi ilmiah bersama para ahli medis mengenai teknologi hidrokoloid, demonstrasi perawatan luka, serta diskusi panel interaktif yang membahas penerapan panduan tersebut dalam praktik farmasi sehari-hari.


BU Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia, Vivilya Lukman, menyampaikan, peluncuran buku panduan perawatan luka bagi apoteker merupakan langkah nyata Hansaplast dalam mendukung peningkatan kompetensi dan edukasi tenaga farmasi di Indonesia.

“Kami percaya, apoteker memiliki peran strategis dalam membangun literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi dan rekomendasi perawatan luka yang tepat. Melalui panduan ini, kami berharap apoteker dapat semakin percaya diri dan berperan aktif dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada pasien,” ucapnya melalui keterangan tertulis pada hari Kamis (16/10).

Dr. apt. Lusy Noviani, M.M., selaku penulis panduan menuturkan, apoteker memegang peran kunci sebagai lini pertama pelayanan kesehatan, termasuk dalam edukasi dan pemilihan produk untuk perawatan luka yang tepat. Kolaborasi antara IAI dan Hansaplast dalam bentuk peluncuran buku panduan tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan kompetensi apoteker melalui pendekatan berbasis bukti dan inovasi teknologi.

“Kami berharap panduan ini dapat menjadi standar nasional bagi apoteker di seluruh Indonesia dalam menjalankan praktik perawatan luka yang profesional dan berorientasi pada pasien” ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Apt. Noffendri, S.Si., juga menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini “IAI menyambut baik kolaborasi strategis dalam peluncuran buku panduan ini. Ia yakin, bersama Hansaplast, inisiatif ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi apoteker, khususnya dalam perawatan luka.

“Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat peran apoteker dalam penanganan luka, tetapi juga mendukung pengembangan kompetensi profesional melalui panduan yang edukatif, komprehensif, dan relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan," ucapnya.

Bersamaan dengan peluncuran buku panduan, Hansaplast juga memperkenalkan inovasi terbarunya, Hansaplast Second Skin Protection, yang dilengkapi dengan teknologi Hydrocolloid merupakan teknologi modern yang membantu mempercepat penyembuhan luka dengan menciptakan lingkungan lembap yang optimal, melindungi luka layaknya lapisan kulit kedua, serta memberikan kenyamanan maksimal bagi pasien.

Vivilya menambahkan, dalam kesempatan First Aid Conference 2025 ini, pihaknya juga memperkenalkan Hansaplast Second Skin Protection sebagai Inovasi terbaru dari Hansaplast. Kehadiran produk ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi berbasis sains yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Hansaplast second skin protection kami posisikan sebagai solusi modern dalam penanganan luka akut maupun kronis yang dirancang agar masyarakat Indonesia bisa tetap aktif, produktif, dan percaya diri saat mengalami luka,” lanjutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.