Babak Baru Kasus Bandung Zoo, Pemkot Bandung Surati Kemenhut Minta Semua Satwa Diambil Alih
Sabtu, 18 Okt 2025, 11:15 WIBBANDUNG - Kabar mengejutkan datang dari Kota Bandung! Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi menyurati Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk segera mengosongkan seluruh satwa di Bandung Zoo.
Langkah drastis ini diambil usai kebun binatang legendaris tersebut ditutup sejak Agustus 2025, dan kini nasib sekitar 700 satwa di dalamnya tengah menjadi sorotan publik.
Pemerintah Kota Bandung menyurati Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk mengosongkan seluruh satwa di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) yang saat ini masih dalam sengketa pengelolaan.
Kepala Sub Bidang Pengamanan Barang Milik Daerah dan Pencatatan Barang Persediaan BKAD Kota Bandung, Herman Hari Rustaman mengatakan langkah ini dilakukan berdasarkan pertimbangan kesejahteraan satwa yang berada di lembaga konservasi itu sejak penutupannya pada 6 Agustus 2025.
âPada saat proses pengamanan atau persiapan kita mengamankan aset, tentu Pemkot akan berkoordinasi dan mendapatkan bantuan dari Kementerian Kehutanan,â kata Herman di Bandung, Sabtu.
Herman menyebut nantinya 700 satwa yang ada di dalam Bandung Zoo akan menjadi kewenangan Kemenhut dan bukan lagi menjadi tanggung jawab Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) sebagai pengelola.
âKita lakukan dengan penuh kehati-hatian dan juga koordinasi penuh dengan pihak yang memiliki kewenangan mengenai satwa yaitu dari Kemenhut,â kata dia.
Ia menegaskan Pemkot Bandung tidak ingin memberikan hak pengelolaan terhadap lembaga konservasi yang tidak dapat memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Herman mengatakan pengelolaan kebun binatang seharusnya dilakukan dengan dasar yang jelas, baik dari sisi hukum maupun kontribusi terhadap kas daerah.
âJadi nanti pihak yang memanfaatkan tanah untuk kebun binatang akan memiliki dasar hukum yang jelas, bisa mengajukan pemanfaatan atau sewa resmi ke Pemkot,â katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung Andri Darusman menyatakan siap memfasilitasi karyawan Bandung Zoo yang terdampak penutupan sementara, dengan menyalurkan mereka melalui program magang sesuai bidang kerja masing-masing.
âDisnaker siap, artinya siap memfasilitasi para pekerja Bandung Zoo yang saat ini tengah mengalami penutupan sementaraâ kata Andri.
Ia menjelaskan, meski kebun binatang ditutup sementara, karyawan tetap diarahkan untuk bekerja sesuai bidang sebelumnya. Misalnya, bagi yang berasal dari bidang ritel akan diarahkan kembali ke bidang tersebut melalui mekanisme magang.
âSemua ini kami lakukan agar karyawan Bandung Zoo tidak akan terdampak pada penutupan selama sementara waktu ini,â ujarnya.
- Bandung Zoo ditutup
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
PPKD Jakbar Beri Pelatihan Kerja bagi Puluhan Warga di Enam Kelurahan
-
Turrima-Biotech Kampanyekan Pentingnya Sinergi Jaga Ketahanan Pangan
-
Porsche Daftarkan Paten Mesin W12 Baru yang Unik
-
Sekolah di Mataram Lakukan Pengawasan Ketat Program MBG
-
Cara Sederhana Redakan Stres dan Cemas: Bersenandung!
-
Pemkot Bandung Akselerasi Renovasi Rumah Tidak Layak Huni
-
Izin Lembaga Konservasi Bandung Zoo Dicabut, Jangan Sampai Satwa Jadi Korban?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.