Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sambut Hari Santri 2025, Yogya Gelar Reresik Pesantren dan Tanam Pohon

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 02:30 WIB | Oleh:
Sambut Hari Santri 2025, Yogya Gelar Reresik Pesantren dan Tanam Pohon Doc: ANTARA/Rini Juliana
Ket. Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta Ahmad Shidqi.

YOGYAKARTA - Menyambut Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta setempat menggelar aksi reresik atau kerja bakti membersihkan lingkungan pondok pesantren. Kegiatan yang digelar pada 17 Oktober ini menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Santri yang juga diisi dengan khataman Al-Quran, penanaman pohon, dan apel santri di Balai Kota Yogyakarta.

Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta Ahmad Shidqi di Yogyakarta, Kamis, mengatakan kegiatan reresik pondok pesantren bakal digelar pada tanggal 17 Oktober.

"Untuk tahun ini agenda yang akan kita laksanakan yaitu pertama mengadakan kegiatan reresik pondok pesantren yang akan dilakukan di lima pondok pesantren di Kota Yogyakarta," ujar dia.

Kegiatan reresik pondok pesantren tersebut menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang puncaknya akan digelar pada 22 Oktober mendatang.

Selain kerja bakti, rangkaian acara juga meliputi pengajian dan khataman Al Quran pada 21 Oktober serta Apel Hari Santri di Lapangan Balai Kota Yogyakarta.

Peringatan Hari Santri, kata Shidqi, merupakan momentum menjaga kemerdekaan secara moral, budaya, dan intelektual, agar tidak terkikis oleh tantangan ideologi maupun disrupsi teknologi.

"Ini tidak lain agar nantinya santri dapat turut ambil bagian dalam kemajuan, atau dinamika kehidupan dan perubahan zaman yang terjadi pada saat ini," ujarnya.

Tahun ini Hari Santri Nasional mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia" yang dimaknai sebagai semangat dan dedikasi santri dalam menjaga adab, budaya, dan pemikiran, guna memajukan masa depan bangsa.

Ketua Tim Bina Mental Bagian Kesra Setda Kota Yogyakarta Hibnu Basuki menambahkan kegiatan Hari Santri tahun ini juga disertai gerakan penanaman pohon dan pembuatan titik biopori di lingkungan pondok pesantren.

"Dalam kegiatan reresik pondok pesantren juga terdapat penanaman pohon dan titik biopori yang berkaitan dengan salah satu masalah darurat di Yogya, yaitu sampah," kata Hibnu.

Seluruh rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kota Yogyakarta dilaksanakan secara kolaboratif antara Pemkot dan Kemenag agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran.

"Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang merupakan amanah dari undang-undang maupun keppres yang harus kita laksanakan dengan berkolaborasi, bersinergi, dan bekerjasama dengan Kemenag Kota Yogyakarta," ujar Hibnu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.