Ini 5 Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia Pengganti Kluivert, Nama Jesus Casas Mencuat
📅 Jumat, 17 Okt 2025, 00:15 WIB | Oleh: AlfredOsmar Loss
Osmar Loss langsung membawa Buriram United tampil gemilang dalam tahun pertama era kepelatihannya. Didatangkan pada Juni 2024, pelatih asal Brasil ini langsung membawa raksasa Thailand itu merajai sepak bola domestik dengan torehan tiga trofi langsung, yaitu Liga Thailand, Piala FA Thailand, dan Piala Liga Thailand. Selain tiga trofi domestik itu, Loss juga membawa Buriram menjadi juara ASEAN Club Championship.
Loss hanya menjalani masa kepelatihan singkat di Buriram, namun dalam waktu singkat itu ia bisa membawa timnya berjaya. Hal inilah yang membuatnya juga dinilai cocok menjadi pelatih baru timnas Indonesia, meski dia belum mempunyai catatan melatih sebuah tim nasional.
Selama Juni 2024 sampai Oktober 2025, Loss membuat Buriram meraih rata-rata poin 2,34 poin per pertandingan. Angka ini lahir setelah dalam 72 laga, Buriram meraih 49 kemenangan, 14 seri, dan sembilan kekalahan. Dari 72 laga itu, Buriram tampil sangat produktif karena mampu mencetak 183 gol dan kebobolan 66 gol.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain menaklukkan sepak bola Thailand, Loss juga pernah berjaya di sepak bola Iran, dengan meraih tiga trofi bersama Persepolis FC, termasuk dua gelar liga musim 2022/2023 dan 2023/2024.
Loss juga menjadi pelatih yang pernah melatih dua pemain timnas Indonesia saat ini. Kedua pemain ini adalah Shayne Pattynama dan Sandy Walsh, yang dilatihnya sewaktu di Buriram.
Bernardo Tavares
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih keempat adalah mantan pelatih PSM Makassar yaitu Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal ini sebenarnya mempunyai rata-rata poin yang didapatkan lebih rendah daripada tiga pelatih sebelumnya.
Namun, kemampuannya membuat PSM tetap tampil konsisten di tengah keterbatasan masalah finansial, membuatnya dinilai cocok melatih timnas Indonesia.
Tavares melatih Juku Eja selama lebih dari tiga tahun, yaitu mulai April 2022 sampai Oktober 2025. Selama itu, ia memimpin tim sebanyak 129 pertandingan di semua kompetisi, dengan rata-rata poin yang didapatkannya adalah 1,62 poin.
PSM dibawanya meraih 55 kemenangan, 40 imbang, dan 30 kalah, serta mencetak 191 gol dan kebobolan 136 gol.
Di bawah kendali kepelatihannya, Tavares membawa PSM juara Liga Indonesia musim 2022/2023 (setelah 23 tahun). Ketika itu, PSM meraih 21 kemenangan dari 34 laga, meraih 75 poin puncak klasemen dan unggul sembilan poin dari Persija Jakarta di peringkat kedua.
Selain juara Liga Indonesia, Tavares juga membuat tim ini menjadi finalis Piala AFC zona ASEAN 2022/2023, dan semifinal ASEAN Club Championship 2024/2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!