Grand Prix Formula 1 Amerika Serikat Dinyatakan Sebagai Balapan dengan Risiko Panas Ekstrem

Jumat, 17 Okt 2025, 07:55 WIB

AUSTIN, AMERIKA SERIKAT – Federasi Automobil Internasional (FIA) menetapkan Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan ini sebagai ajang dengan risiko panas ekstrem, menjadikannya balapan kedua berturut-turut yang dikategorikan berbahaya akibat suhu tinggi setelah GP Singapura dua pekan lalu.

Dalam pernyataan resminya, direktur balapan Rui Marques mengatakan prakiraan cuaca menunjukkan indeks panas akan melampaui 31 derajat Celsius saat sprint race pada hari Minggu dan balapan utama pada hari Senin (20/10) WIB. Kondisi tersebut dinilai cukup untuk mengaktifkan protokol khusus yang melindungi keselamatan pembalap.

Ket. Foto: Ilustrasi balapan Grand Prix Formula 1 Amerika Serikat. — Sumber: AFP

Kebijakan “heat hazard race” pertama kali diterapkan setelah Grand Prix Qatar 2023, di mana banyak pembalap mengalami dehidrasi dan kelelahan akibat suhu serta kelembapan ekstrem. Sejak saat itu, FIA mulai menerapkan pedoman medis baru untuk mencegah kasus serupa terulang.

Salah satu aturan yang kini diberlakukan adalah opsi penggunaan rompi pendingin (cooling vest) di dalam mobil. Rompi ini berfungsi mengalirkan cairan dingin di sekitar tubuh pembalap untuk menjaga suhu inti tetap stabil selama balapan. Namun, tidak semua pembalap menyambut baik inovasi tersebut.

Rompi pendingin akan menjadi perangkat wajib mulai musim 2026, tetapi untuk saat ini penggunaannya bersifat opsional. Pembalap yang memilih mengenakannya harus menambah beban 500 gram ballast pada mobil mereka demi menjaga keseimbangan performa dan keadilan kompetitif.

Juara dunia empat kali Max Verstappen termasuk yang menolak memakai rompi tersebut. Dalam wawancara di Singapura, pembalap Red Bull itu menegaskan keputusannya bersifat pribadi.

“Saya belum pernah menggunakannya dan tidak berencana untuk itu,” ujar Verstappen. “Menurut saya, ini adalah pilihan masing-masing pembalap.”

Sirkuit Circuit of the Americas di Austin dikenal sebagai lintasan dengan kombinasi tikungan cepat dan elevasi tinggi yang menguras stamina. Dengan suhu yang diperkirakan melampaui ambang batas aman, para pembalap akan menghadapi tantangan fisik luar biasa sepanjang akhir pekan.

Meski begitu, FIA menegaskan kesiapan mereka untuk memantau kondisi medis setiap pembalap secara ketat serta memberikan intervensi segera bila diperlukan.

Dengan suhu yang membara di lintasan Texas, Grand Prix Amerika Serikat 2025 tidak hanya akan menguji kecepatan mobil, tapi juga ketahanan tubuh para pembalap di bawah tekanan ekstrem.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.