Sinyal Bahaya! Apindo Peringatkan Efek Domino Larangan Udang RI di Pasar Amerika
📅 Kamis, 16 Okt 2025, 16:20 WIB | Oleh: Tim PenulisBerdasarkan data Kementerian Perikanan dan Kelautan, nilai ekspor udang pada 2024 mencapai 2 miliar dolar AS dengan tujuan ke AS mencapai 63 sampai 64 persen atau senilai 1,4 miliar dolar AS.
Selain 18 peti kemas yang dikembalikan, pemerintah kini menghadapi dilema besar lantaran ada dua opsi yang dipertimbangkan yaitu memasarkan udang terkontaminasi di dalam negeri atau melakukan re-ekspor ke negara lain.
Namun, menurut Eddy, kedua opsi itu sama-sama berisiko karena apabila udang dimusnahkan maka pengusaha rugi besar namun apabila diekspor ke negara lain maka pasti ditolak.
“Beberapa negara sudah mempertanyakan tujuan re-ekspor. Dan mencari pasar tidak mudah,” kata Eddy.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, masih ada sekitar 439 kontainer dengan total berat 900 ton udang yang dalam perjalanan ke AS diminta untuk dikembalikan ke Indonesia.
Sejak larangan diberlakukan, ekspor udang ke AS pun sudah terhenti lebih dari sepuluh hari. Padahal, biasanya setiap pekan ada sekitar 50 peti kemas dikirim ke Negeri Paman Sam.
Kondisi itu, menurut dia, membuat pengusaha dan pemilik tambak resah lantaran apabila ekspor ke AS benar-benar mandek maka akan ada 1 juta tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Indonesia juga terancam kehilangan devisa hingga 1,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp29 triliun dari ekspor udang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!