Asean Bahas Dukungan Pendanaan APG dengan Bank Dunia dan ADB
📅 Kamis, 16 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Foto: ASEAN
KUALA LUMPUR – Negara-negara anggota Asean (Association of Southeast Asian Nations) pada Rabu (15/10), membahas pembiayaan proyek Asean Power Grid (APG) yang akan menghubungkan jaringan listrik nasional seluruh negara anggota, bersama dengan Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia (ADB).
Pembahasan dilakukan di sela rangkaian pertemuan menteri-menteri energi Asean Ke-43 dalam Forum Bisnis Energi Asean 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.
"Asean telah menetapkan inisiatif Asean Power Grid sebagai salah satu upaya strategis dalam kerja sama energi di kawasan. APG bukan sekadar infrastruktur — ia merupakan simbol solidaritas dan keterhubungan kita," kata Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Peralihan Tenaga dan Transformasi Air Malaysia Datuk Amar Haji Fadillah bin Haji Yusof, dalam sambutannya di forum tersebut.
Fadillah menyampaikan penyelesaian MoU ini akan menandai komitmen baru Asean untuk memajukan kerja sama energi melalui APG, sekaligus menjadi landasan utama dalam mengatasi tantangan untuk mewujudkan impian APG, termasuk dalam aspek pembiayaan.
Dia mengatakan pembiayaan proyek APG sangat penting karena merupakan dasar dari cita-cita energi kawasan. "Tanpa mekanisme pembiayaan yang memadai dan inovatif, bahkan proyek yang paling menjanjikan pun dapat terhenti," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, Fadillah menyampaikan, Asean harus menggerakkan pembiayaan publik dan swasta, mengurangi risiko investasi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung komitmen jangka panjang.
Dia mengatakan membiayai APG adalah tentang kepercayaan, visi, dan peluang bersama. Sehubungan dengan itu, dia pun menyampaikan ucapan selamat kepada Bank Dunia dan ADB atas diskusi yang produktif bersama Pusat Energi Asean (ACE) dan Sekretariat Asean terkait inisiatif pembiayaan APG.
"Pertemuan ini menjadi momen penting yang merepresentasikan komitmen Asean untuk mengembangkan APG, melampaui batas sektor energi semata," kata Fadillah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia juga mengapresiasi usulan pembentukan Kelompok Kerja Pembiayaan APG, yang terdiri atas Sekretariat Asean, ACE, Bank Dunia, dan ADB.
Dia berharap kelompok kerja tersebut dapat bekerja erat dalam mempercepat kemajuan inisiatif pembiayaan itu, dengan ACE bertindak sebagai Sekretariat Kelompok Kerja.
AMEM Ke-43
Pada kesempatan itu, para pejabat bidang energi Asean memperkuat kerja sama regional dan transisi energi bersih dengan negara mitra dialog, menjelang pertemuan ke-43 menteri-menteri energi se-ASEAN (AMEM) di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam rangkaian hari kedua jelang pertemuan menteri-menteri energi, para pejabat energi dipimpin Kementerian Transisi Energi dan Transformasi Air (PETRA) Malaysia selaku Ketua Asean, mengikuti dua pertemuan Asean dengan mitra dialog.
Pertemuan pertama, yakni pertemuan East Asia Summit Energy Cooperation Task Force (EAS ECTF), yang diadakan untuk memfinalisasi rekomendasi bagi Pertemuan ke-19 Menteri Energi East Asia Summit (19th EAS EMM) mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!