Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Spanish Main, Jejak Kekerasan Imperium Spanyol di Dunia Baru

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 07:56 WIB | Oleh:

Pola penaklukan yang mengerikan pun terbentuk. Kekayaan Meksiko kuno dijarah tanpa ampun saat kapal-kapal mulai mengangkut harta karun kembali ke Spanyol. Pasukan Spanyol, para Conquistadores, bertindak berdasarkan rumor tentang kota emas legendaris jauh di pedalaman Amerika, sehingga mereka menyerang dan menghancurkan peradaban Aztec di Meksiko sejak tahun 1519.

Dilemahkan dari dalam oleh faksi-faksi politik, suku Aztec dikalahkan oleh persenjataan, kavaleri, dan taktik yang unggul. Sekali lagi, penyakit merenggut penduduk. Bangsa Spanyol dengan cerdik bersekutu dengan musuh bebuyutan bangsa Aztec seperti peradaban Tarascan, dan Kekaisaran Aztec yang kewalahan dan seringkali brutal pun runtuh, digantikan oleh tatanan baru yang bahkan lebih brutal.

Pemimpin para Conquistadores adalah Hernán Cortés (1485-1547) yang semangat keagamaannya diimbangi oleh kehausannya akan kekayaan dan kejayaan. Kekayaan Meksiko kuno dijarah tanpa ampun saat kapal-kapal mulai mengangkut harta karun kembali ke Spanyol.

Ibu kota Aztec, Tenochtitlan, dijadikan ibu kota baru koloni Spanyol Baru, dan Cortés diangkat menjadi gubernur pertamanya pada Mei 1523. Pada tahun 1535, Don Antonio de Mendoza diangkat menjadi raja muda pertama Spanyol Baru.

Berikutnya adalah giliran Amerika Tengah dan kemudian Amerika Selatan. Pada tahun 1532, pasukan Spanyol yang dipimpin oleh Francisco Pizarro (1478-1542) berhadapan dengan Kekaisaran Inca, yang membentang dari Quito hingga Santiago, merupakan kekaisaran terbesar di dunia. Sekali lagi, kombinasi persenjataan yang unggul dan pertikaian internal menyebabkan kekaisaran yang masih muda dan rapuh itu runtuh total dalam satu generasi.

Yang paling menentukan adalah penyakit-penyakit Eropa seperti cacar yang telah menyebar dari Meksiko ke Amerika Selatan bahkan sebelum Spanyol sendiri tiba. Dalam bencana kemanusiaan terbesar yang pernah melanda Amerika, 65-90% populasi meninggal akibat musuh tak terlihat ini.

Bagi Spanyol pada saat itu, fakta yang mencengangkan adalah banyaknya emas dan perak yang mereka lihat di kuil-kuil, rumah-rumah, dan di tubuh suku Inca sendiri. Spanyol mengira mereka berada di jalur yang tepat untuk menguasai wilayah baru yang luas di dunia.

Namun, tatanan baru ini menghadapi kesulitan praktis yang sama banyaknya dengan tatanan lama dalam mengendalikan wilayah geografis yang luas dengan beragam suku, budaya, dan bahasa. Pemberontakan dan perang menghantui Spanyol hingga tahun 1572 dan eksekusi penggugat terakhir takhta Inca. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.