Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angkat Budaya Betawi, Sejarah Jakarta Perlu Dimasuk ke Kurikulum Sekolah

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 20:54 WIB | Oleh:
Angkat Budaya Betawi, Sejarah Jakarta Perlu Dimasuk ke Kurikulum Sekolah Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim (Chico) dalam Seminar Kearsipan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (14/10).

JAKARTA - Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim berpendapat sejarah Jakarta perlu masuk ke dalam kurikulum di sekolah sebagai upaya agar pelajar mengenal Jakarta.

"Soal sejarah Jakarta, saya sepakat ini harus menjadi muatan lokal karena (nilai sejarahnya) sangat kaya, bisa jadi satu kurikulum sendiri," kata dia dalam Seminar Kearsipan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (14/10).

Cyril atau disapa Chico mengatakan usulan ini mengemuka seiring disahkannya Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang kemudian diperbarui menjadi UU Nomor 151 Tahun 2024 Pasal 31 membahas tentang prioritas pemajuan kebudayaan Betawi dan kebudayaan lainnya di Jakarta.

Hadirnya UU ini, lanjut dia, menekankan bahwa kebudayaan Betawi menjadi prioritas dan karenanya berbagai unsur kebudayaan Betawi seperti kesenian ondel-ondel, hingga ornamen Betawi terus ditampilkan dalam berbagai acara.

"Sekarang semakin sering lihat ondel-ondel nanti juga di setiap batas kota akan ada gapura-gapura dengan ornamen Betawi," kata dia.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga mewajibkan pengelola hotel bintang lima ikut mempromosikan budaya Betawi baik itu makanan, busana ataupun lainnya.

"Kami bekerja sama dengan hotel-hotel bintang lima, hotel diwajibkan untuk satu bulan dalam per tahunnya mempromosikan budaya Betawi entah melalui makanannya atau para petugas atau pekerja di situ menggunakan kebaya Betawi, baju Betawi dan lain-lain," kata Chico.

Adapun Pemprov DKI Jakarta mengemukakan bahwa pelestarian dan pengembangan budaya Betawi menjadi fondasi penting dalam menyongsong Jakarta sebagai kota global.

Setidaknya terdapat 10 objek Pemajuan Kebudayaan Betawi yang menjadi fokus Pemprov DKI Jakarta, yaitu Manuskrip, Adat Istiadat, Ritus, Tradisi Lisan, Bahasa, Seni, Pengetahuan Tradisional, Teknologi Tradisional, Olahraga Tradisional, dan Permainan Rakyat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.