Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Resmikan Pos Damkar Kebayoran Lama, Warga Kini Tak Perlu Panik Saat Api Menyala

📅 Senin, 13 Okt 2025, 14:45 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Resmikan Pos Damkar Kebayoran Lama, Warga Kini Tak Perlu Panik Saat Api Menyala Doc: Istimewa

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Senin (13/10). Pembangunan pos ini menjadi langkah konkret Pemprov DKI dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran sekaligus mengoptimalkan aset daerah dengan skema creative financing.

Gubernur Pramono menegaskan bahwa kehadiran pos baru tersebut bertujuan mempercepat waktu tanggap saat kebakaran terjadi. Ia menilai, fasilitas baru ini akan meningkatkan rasa aman warga yang tinggal di kawasan padat penduduk.

“Kehadiran pos pemadam baru ini diharapkan dapat mempercepat waktu tanggap dan meningkatkan rasa aman masyarakat,” ujar Pramono Anung.

Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta atas dedikasi menjaga keamanan wilayah. Ia menyebut, Kebayoran Lama mencatat nol kejadian kebakaran sepanjang tahun 2025, dan hal itu adalah prestasi yang luar biasa.

“Dengan layanan yang lebih cepat, sigap, dan tepat sasaran, masyarakat akan semakin merasa aman dan terlindungi karena petugas kini bisa hadir lebih sigap dan tepat sasaran,” kata Pramono.

Pos baru ini berdiri di kawasan padat dengan lebih dari 17.000 kepala keluarga. Wilayah tersebut dikenal rentan terhadap kebakaran akibat kepadatan rumah, akses jalan sempit, dan sumber air yang terbatas.

Sebelumnya, Kecamatan Kebayoran Lama sudah memiliki lima pos pemadam dan 30 alat pemadam api ringan (APAR). Namun, wilayah ini belum dilengkapi kantor sektor yang berfungsi sebagai pusat koordinasi penanganan kebakaran.

“Inisiatif ini menjadi bagian dari penyempurnaan sistem layanan kebakaran dan penyelamatan. Kami ingin memastikan seluruh wilayah, termasuk kawasan padat penduduk, memiliki akses cepat terhadap layanan penyelamatan,” tutur Gubernur Pramono.

Selain bangunan utama untuk operasional pemadam, area ini juga dilengkapi taman dan jalur lingkungan yang mempercantik kawasan. Kehadiran ruang hijau tersebut diharapkan memberikan kenyamanan tambahan bagi warga sekitar.

Pembangunan pos ini tidak menggunakan dana APBD DKI Jakarta. Proyek dilakukan melalui kolaborasi Pemprov DKI dengan pihak swasta, yaitu PT Pacific Equity Management, dengan mekanisme tukar-menukar aset atau ruilslag.

“Ini salah satu contoh pos pemadam kebakaran yang dibiayai dengan creative financing. Tanah milik Pemda seluas 301 meter ditukar dengan lahan 600 meter di lokasi ini, yang kemudian dibangunkan pos pemadam, taman bermain anak, dan jalan lingkungan,” ungkap Pramono.

Ia menambahkan, konsep kolaborasi ini menjadi wujud nyata pengelolaan aset daerah yang efisien dan transparan. Pemprov DKI berupaya menjadikan skema semacam ini sebagai contoh bagi wilayah lain yang ingin memperluas fasilitas publik tanpa bergantung pada APBD.

“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kreativitas dan sinergi dapat memperluas layanan publik di kawasan padat penduduk. Saya sangat gembira karena ini bentuk kreativitas agar pos-pos pemadam kebakaran bisa hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Keberadaan pos baru ini menjadi simbol kesiapsiagaan Jakarta dalam menghadapi ancaman kebakaran. Dengan waktu tanggap lebih cepat dan fasilitas yang memadai, masyarakat Kebayoran Lama kini dapat merasa lebih tenang dan terlindungi setiap harinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.