Presiden Rajoelina: Perebutan Kekuasaan di Madagaskar Sedang Berlangsung
📅 Minggu, 12 Okt 2025, 18:58 WIB | Oleh: Ilham SudrajatKomisi Uni Afrika pada hari Minggu menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi di Madagaskar.
"Ketua Komisi menyambut baik komitmen baru pemerintah untuk berdialog dan mendesak semua pemangku kepentingan di Madagaskar, baik sipil maupun militer, untuk tetap tenang dan menahan diri," demikian pernyataan Komisi.
Negara tetangga Afrika Selatan juga mengimbau semua pihak untuk menghormati proses demokrasi dan tatanan konstitusional.
Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa sedikitnya 22 orang tewas pada hari-hari pertama protes yang dimulai pada tanggal 25 September, beberapa dibunuh oleh pasukan keamanan dan lainnya dalam kekerasan yang dipicu oleh geng kriminal dan penjarah setelah demonstrasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rajoelina membantah jumlah korban tersebut, dan mengatakan minggu lalu ada 12 kematian yang dikonfirmasi dan semua orang ini adalah penjarah dan pengacau.
Menurut media lokal, layanan darurat melaporkan dua orang tewas dan 26 lainnya luka-luka pada hari Sabtu. Unit CAPSAT mengatakan seorang tentara juga ditembak oleh polisi dan meninggal dunia. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!