Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Rajoelina: Perebutan Kekuasaan di Madagaskar Sedang Berlangsung

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 18:58 WIB | Oleh:
Presiden Rajoelina: Perebutan Kekuasaan di Madagaskar Sedang Berlangsung Doc: AFP/LUIS TATO

ANTANANARIVO - Sebuah unit tentara yang memberontak pada Minggu (12/10) menyatakan bahwa mereka telah mengambil alih kendali seluruh pasukan militer Madagaskar, sementara Presiden Andry Rajoelina mengatakan upaya untuk merebut kekuasaan secara ilegal sedang berlangsung.

Kontingen petugas administrasi dan teknis CAPSAT bergabung dengan ribuan pengunjuk rasa di pusat kota pada Sabtu (11/10) dalam perubahan besar dalam gerakan protes antipemerintah yang telah berlangsung lebih dari dua minggu.

Unit tersebut sebelumnya menyatakan akan menolak perintah untuk menembak dan mengkritik polisi, yang dituduh menggunakan taktik keras terhadap pengunjuk rasa, yang menyebabkan beberapa kematian.

Namun pada Minggu para perwira CAPSAT mengklaim dalam sebuah pernyataan video bahwa "mulai sekarang, semua perintah tentara Madagaskar, baik darat, udara atau laut, akan berasal dari markas besar CAPSAT".

Para perwira tersebut mengatakan mereka telah menunjuk Jenderal Demosthene Pikulas sebagai kepala angkatan darat, sebuah jabatan yang kosong sejak mantan kepala tersebut diangkat menjadi menteri angkatan bersenjata minggu lalu, meskipun tidak jelas apakah pengangkatan tersebut dapat dianggap resmi.

Tidak ada tanggapan langsung dari unit lain atau komando militer yang ada.

Tentara dari unit tersebut bentrok dengan polisi di luar barak pada Sabtu dan memasuki kota dengan kendaraan militer untuk bergabung dengan para demonstran, yang menyambut mereka dengan kegembiraan dan seruan agar Rajoelina mengundurkan diri.

Sementara itu Presiden Rajoelina merilis pernyataan pada Minggu yang mengatakan upaya untuk merebut kekuasaan secara ilegal dan dengan kekerasan, bertentangan dengan Konstitusi dan prinsip-prinsip demokrasi, saat ini sedang berlangsung.

"Dialog adalah satu-satunya jalan ke depan dan satu-satunya solusi untuk krisis yang saat ini dihadapi negara ini," ujar dia, sambil menyerukan persatuan.

Sebelumnya pada Minggu, para perwira gendarmerie mengatakan dalam sebuah pernyataan video bahwa mereka menyadari kesalahan dan pelanggaran yang mereka lakukan selama intervensi dan menyerukan persaudaraan antara tentara dan gendarmerie.

"Kami di sini untuk melindungi, bukan untuk meneror," kata mereka, seraya menambahkan bahwa mulai sekarang, semua perintah akan datang sepenuhnya dari markas besar polisi.

Demonstrasi pada Sabtu di Ibu Kota Antananarivo adalah salah satu yang terbesar sejak gerakan protes meletus pada tanggal 25 September, dipicu oleh kemarahan atas kekurangan listrik dan air.

Pemerintah pada Sabtu malam memastikan bahwa Rajoelina tetap berkuasa di negara ini dan mengelola urusan nasional, sementara perdana menteri yang baru diangkat mengatakan pemerintah berdiri teguh dan siap bekerja sama dan mendengarkan.

Kontingen CAPSAT sendiri berpusat di Distrik Soanierana di pinggiran Antananarivo. Pangkalan militer yang sama pada tahun 2009 memimpin pemberontakan selama pemberontakan rakyat yang membawa Rajoelina ke tampuk kekuasaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.