Kemenkumham: Pembinaan Efektif Jaga Ketertiban Lapas dan Lembaga Pemasyarakatan
📅 Minggu, 12 Okt 2025, 11:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Direktur Pengamanan dan Intelijen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pemberdayaan warga binaan dapat meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lembaga pemasyarakatan atau lapas.
"Pembinaan yang baik pastinya akan berkorelasi positif terhadap kondisi keamanan dan ketertiban di lapas, rutan (rumah tahanan), LPKA (lembaga pembinaan khusus anak), bahkan bapas (balai pemasyarakatan)," ujar Tatan dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) berkomitmen memberdayakan warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang tercantum dalam program Astacita Presiden Prabowo Subianto dan ditindaklanjuti dari 13 program akselerasi Menteri Imipas Agus Andrianto.
"Warga binaan diarahkan untuk menjadi pelaku aktif dalam ketahanan pangan dengan memaksimalkan lahan-lahan tidur yang ada,” katanya menjelaskan.
Menurut dia, terdapat sekitar 54 persen lahan tidur di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenimipas yang dapat dioptimalkan sebagai sarana pemberdayaan warga binaan di bidang ketahanan pangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tentunya mereka diberikan bekal keterampilan dan pendampingan sebelum akhirnya terjun mengolah lahan-lahan untuk produktivitas ketahanan pangan," jelasnya.
Sementara itu, dia mengatakan Kemenimipas telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk mendukung pelatihan bagi warga binaan tersebut.
Ditjenpas Gandeng PDGI Berikan Pelayanan Kesehatan bagi WBP
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah menggandeng Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) melaksanakan bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gigi, mulut, dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulteng Maulana Luthfiyanto di Palu, Minggu, mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu target prioritas peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
"Kesehatan menjadi modal utama dalam menjamin seluruh warga binaan pemasyarakatan untuk dapat mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik dan ini menjadi salah satu prioritas kami," katanya.
Maulana menerangkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap program “Berani Sehat” yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain itu, sekaligus wujud sinergi antara tenaga medis dan jajaran pemasyarakatan dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo yang diterjemahkan melalui 13 program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Menurut dia, sinergi PDGI dan Ditjenpas, salah satunya dalam melaksanakan kegiatan bakti sosial di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Palu merupakan langkah konkret dalam menghadirkan pelayanan publik yang berdampak positif.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PDGI Sulteng. Kegiatan ini bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga mencerminkan pelaksanaan nilai-nilai Asta Cita Presiden dalam pembangunan manusia unggul. Hal ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan perubahan yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!