Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

600 Peserta Indonesia Menari Serbu Mal di Jakarta

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 17:16 WIB | Oleh:
600 Peserta Indonesia Menari Serbu Mal di Jakarta Doc: ANTARA/Abdu Faisal
Ket. Sejumlah peserta Indonesia Menari mengenakan kostum bertema etnik modern saat menari dengan iringan lagu daerah termasuk Kicir-Kicir dari Jakarta, di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (12/10).

JAKARTA - Sebanyak 600 peserta mengikuti kompetisi "Indonesia Menari" di mal kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dalam kelompok yang tersebar pada sejumlah zona di lantai satu, dua, tiga, 3A, dan lima, sejak pukul 13.00 WIB, Minggu.

Mereka berkompetisi dengan peserta dari 11 kota lainnya di Indonesia secara serentak untuk memperebutkan total hadiah uang pembinaan, di mana Juara 1 akan menerima 15 juta rupiah, Juara 2 senilai 12,5 juta rupiah, dan Juara 3 sebesar 10 juta rupiah.

"Pemenang akan ditentukan oleh para juri utama, yaitu perwakilan Indonesia Kaya dan para pelaku seni yang selama ini menghidupkan panggung tari Indonesia. Para juri menilai dari kekompakan, kreativitas pola lantai dan komposisi koreografi, serta semangat kolektif para peserta," ujar Program Manajer Indonesia Kaya Billy Gamaliel.

Dia menambahkan, penilaian di Jakarta dipimpin oleh juri utama, seorang maestro Tari Lengger, Rianto.

Setiap kelompok penari yang terdiri atas lima hingga tujuh orang diklaim dapat diikuti siapapun tanpa batasan usia dan latar belakang, mulai dari generasi milenial, orang tua, sanggar tari, komunitas pencinta tari, atau perwakilan sekolah dan universitas di seluruh Indonesia.

Mereka hanya perlu mendaftar sebelum menampilkan kemampuan menari terbaiknya dalam upaya memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah persembahan Indonesia Kaya.

"Pendaftaran Indonesia Menari 2025 resmi ditutup pada 26 September kemarin," kata Billy.

Ia menyebut total pendaftar mencapai 35.000 orang yang didominasi rentang usia 25 hingga 35 tahun sebanyak 42 persen.

Kelompok usia muda, yaitu 16 hingga 24 tahun, juga menunjukkan partisipasi yang kuat sebesar 30 persen, diikuti oleh peserta di bawah 15 tahun sebesar 20 persen.

Sementara itu, Indonesia Menari 2025 diikuti sekitar delapan persen peserta yang berusia di atas 36 tahun.

Secara umum, tidak ada perbedaan yang signifikan dalam komposisi demografi pendaftar dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Perbedaan yang paling menonjol adalah pada jumlah total pendaftar dan rentang usia yang semakin melebar, yakni dari lima hingga 70 tahun.

Peningkatan jumlah pendaftar dipengaruhi oleh pertambahan jumlah kota penyelenggara dari tahun lalu ke tahun ini.

"Tahun lalu di enam kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, dan Palembang, tapi tahun ini untuk pertama kalinya menyambangi lima kota baru, yaitu Surabaya, Balikpapan, Manado, Bekasi, dan Karawang," kata Billy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.