Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kumitra Diluncurkan! UMKM Bisa Naik Kelas dan Masuk Rantai Pasok Nasional

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 03:15 WIB | Oleh:
Kumitra Diluncurkan! UMKM Bisa Naik Kelas dan Masuk Rantai Pasok Nasional Doc: ANTARA/HO-Kementerian UMKM
Ket. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman berbicara dalam peluncuran program Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra (Kumitra) di Sukabumi, Kamis (9/10).

JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan program Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra (Kumitra) sebagai langkah strategis memperkuat rantai pasok nasional dan global.

Program ini mempermudah UMKM naik kelas, memperluas kemitraan dengan perusahaan besar, serta memberdayakan kelompok rentan, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas. Dalam peluncuran tersebut, ekspor perdana opak singkong produksi penyandang disabilitas dikirim ke Brunei Darussalam.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman, dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha mikro selama ini berjuang sendirian tanpa jaminan pasar yang pasti, sehingga sulit berkembang.

“Hasil evaluasi kami menunjukkan bahwa salah satu hambatan utama usaha mikro adalah minimnya dukungan pasar. Kumitra hadir untuk menjawab tantangan itu,” ujar Maman dalam peluncuran Kumitra di Sukabumi, Kamis.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sejak 2022 hingga 2024 tercatat 2.546 kesepakatan kemitraan antara usaha besar dan UMKM dengan nilai mencapai Rp15,9 triliun. Kemitraan ini melibatkan 725 perusahaan besar dan 1.505 pelaku UMKM dari berbagai sektor.

“Padahal kita punya lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia. Artinya, ruang kemitraan masih sangat luas untuk diperkuat,” kata Maman.

Maman menuturkan selain memperkuat rantai pasok, program Kumitra juga berorientasi pada pemberdayaan kelompok rentan, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas.

Ia menekankan bahwa sebagian besar pelaku usaha mikro adalah ibu rumah tangga, dan sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, perhatian khusus juga diberikan kepada penyandang disabilitas.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri UMKM bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi melepas ekspor perdana opak singkong produksi PT Gemilang Agro Inovasi, yang merupakan kreasi penyandang disabilitas di Sukabumi, ke Brunei Darussalam sebanyak 28.800 pack dengan nilai sekitar 18 ribu dolar AS atau sekitar Rp284,4 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.