Israel dan Hamas Sepakati Tahap Pertama Rencana Perdamaian
📅 Kamis, 09 Okt 2025, 08:51 WIB | Oleh: Lili LestariRencana Trump menyerukan gencatan senjata, pembebasan semua sandera yang ditawan di Gaza, pelucutan senjata Hamas, dan penarikan pasukan Israel secara bertahap dari wilayah tersebut.
Menantu Trump, Jared Kushner, dan utusan Timur Tengah Steve Witkoff tiba di pembicaraan lebih awal.
'Optimisme Menang
Saat malam tiba di wilayah pesisir Al-Mawasi di Gaza selatan, seorang kontributor AFP menggambarkan suasana antisipasi sebelum pengumuman tersebut, dengan nyanyian gembira "Allahu akbar", yang berarti Tuhan Maha Besar, dan beberapa tembakan perayaan ke udara.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami terus mengikuti setiap berita tentang negosiasi dan gencatan senjata," kata Mohammed Zamlot, 50 tahun, yang mengungsi dari Gaza utara.
Hamas telah menyerahkan daftar tahanan Palestina yang ingin dibebaskan dari penjara Israel pada tahap pertama gencatan senjata.
Sebagai gantinya, Hamas akan membebaskan 47 sandera yang tersisa, baik yang hidup maupun yang telah meninggal, yang ditawan dalam serangannya terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober 2023 yang memicu perang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perdana Menteri Qatar dan kepala intelijen Turki juga diharapkan hadir dalam pembicaraan pada hari Rabu.
Hamas mengatakan delegasi dari Jihad Islam, yang juga telah menyandera sejumlah warga di Gaza, akan turut serta dalam delegasi tersebut, begitu pula Front Populer untuk Pembebasan Palestina.
Negosiasi tersebut berlangsung di bawah bayang-bayang peringatan dua tahun serangan Hamas terhadap Israel tahun 2023, yang mengakibatkan kematian 1.219 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.
Militan juga menyandera 251 orang di Gaza, tempat 47 orang masih berada, termasuk 25 orang yang menurut militer Israel telah tewas.
Operasi militer Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 67.183 orang, menurut kementerian kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas, angka yang dianggap kredibel oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!