TMMD Wujud Sinergi TNI, Pemkab, dan Warga untuk Majukan Desa Bantul
Rabu, 08 Okt 2025, 15:30 WIBBANTUL - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Abdul Halim Muslih menegaskan bahwa program "TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung" merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa secara berkelanjutan.
âSecara berkesinambungan, program TMMD terbukti memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Bantul. TMMD adalah sinergisitas dan kolaborasi antara TNI, Pemkab, dan masyarakat dalam membangun dan memajukan desa,â ujar Bupati Halim saat membuka TMMD Sengkuyung Triwulan IV Tahun 2025 di Lapangan Bawuran, Bantul, Rabu (8/10/2025).
Menurut Halim, TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi wadah yang mengakomodasi aspirasi masyarakat desa. Melalui program ini, warga diharapkan semakin termotivasi untuk mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.
âDalam konteks kebangsaan, desa memiliki peran sangat penting. Desa adalah pangkalan dari kekuatan bangsa ini. Desa adalah sumber daya manusia, budaya, dan kearifan lokal yang harus kita jaga dan kembangkan,â ujarnya.
Ia menambahkan, TMMD memiliki makna strategis dalam memperkuat karakter dan semangat gotong royong masyarakat. Pembangunan fisik yang dilakukan harus diimbangi dengan pembangunan sosial agar masyarakat memiliki daya tahan dan optimisme menghadapi tantangan ke depan.
âMelalui program TMMD ini saya berharap akan dapat menjadi salah satu upaya membangun optimisme dan pertahanan diri bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai macam tantangan ke depannya,â imbuhnya.
Bupati Halim juga menekankan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Triwulan IV diharapkan mampu meneguhkan semangat kebersamaan masyarakat dalam mengelola potensi desa agar semakin maju dan mandiri.
âSehingga akan memberikan akselerasi dalam upaya kita bersama mewujudkan masyarakat Kabupaten Bantul yang maju, kuat, demokratis, dan sejahtera,â tegasnya.
Ia menilai, TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan strategis dalam memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
âFungsi utama TMMD adalah sebagai perwujudan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TMMD adalah jembatan penghubung yang mempererat ikatan emosional dan gotong royong antara prajurit TNI, Pemda, dan seluruh elemen masyarakat,â katanya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0729/Bantul, Letkol Kav. Fikri Nurheldi, menjelaskan bahwa Desa Bawuran, Kapanewon Pleret, dipilih sebagai lokasi TMMD Sengkuyung Tahap IV setelah melalui survei dan pertimbangan berdasarkan kebutuhan riil warga.
âJadi, kita melihat sesuai dengan saran dari bawah kebutuhan masyarakat yang paling esensial seperti apa, yang itu bisa menggerakkan perekonomian masyarakat atau memudahkan aktivitas masyarakat,â ujar Letkol Fikri.
Berita Terkait:
-
Otmilti II Jakarta Musnahkan Barang Bukti Perkara, Tegaskan Hukum Militer Transparan
-
Pengelola: Kunjungan ke Kota Tua Jakarta Tembus Puluhan Ribu selama Libur Lebaran
-
Serat Palilah Diserahkan, Warga Pedak Baru Bantul Dapat Kepastian Tinggal
-
Oman Kosongkan Pelabuhan Ekspor Minyak Utama dari Kapal Tanker
-
Macet Parah, Jalan ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 40 KM
-
Memori Bisa Jadi Penentu Mahalnya Harga Handphone
-
Bantul Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Kebijakan dan Sistem Digital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.