Hindari Masalah Hukum Para Kades Harus Transparan Kelola Uang

Selasa, 04 Agu 2026, 01:20 WIB

TANGERANG -Sudah banyak kasus kepala desa atau pejabat yang lebih tinggi diringkus karena kasus korupsi. Untuk itu, para kades diingatkan agar transparan dalam mengelola keuangan. “Transparansi dalam mengelola keuangan akan menjauhkan praktik penyelewengan anggaran,” tutur Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Senin.

“Saya mohon para kepala desa berusaha untuk sama-sama melaksanakan tugas penuh dengan amanah. Kita dipilih menjadi kepala desa maksudnya adalah saat rakyat itu membutuhkan kehadiran kita dalam persoalan apa pun yang diharapkan didambakan,” kata Bupati Maesyal.

Ket. Foto: Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memberikan sambutan dalam agenda sosialisasi keluarga sadar hukum bersama para Kades di Tangerang, Banten pada Senin (3/8). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Tangerang

Menurutnya, para kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga harus mendulukan kepentingan masyarakat dan bertanggung jawab penuh terhadap penggunaan sumber-sumber keuangan desa. Menurutnya, alokasi penggunaan sumber keuangan desa untuk pembangunan fisik, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat harus benar-benar tepat sasaran, bermanfaat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita tidak boleh menghindar dan harus dihadapi, cari solusi yang bisa diselesaikan. Kalau belum bisa diatasi lapor ke camat, melapor ke kami untuk bisa ditindaklanjuti,” ujarnya. Selain itu, Maesyal juga minta para kades menjadi teladan dan garda terdepan dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Kades hendaknya tidak hanya paham tentang hukum dan peraturan, tapi juga konsisten mampu mengimplementasikan dan mentransformasikan kepada masyarakat agar keamanan, ketertiban dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan tetap terjaga. “Kades dan BPD-nya tidak hanya paham hukum tapi juga mampu mengimplementasikan dan mentransformasikan dengan baik kepada masyarakat. Agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa untuk kepentingan masyarakat tetap transparan, keamanan dan ketertiban juga terjaga,” ujarnya.

Maesyal menyatakan sebagai komitmen pemerintahannya, Pemkab Tangerang terus bersinergi bersama jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dalam memperkuat pemahaman, dan kesadaran hukum kepada para kepala desa dan BPD.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih kepada Kajari dan juga perangkat jajarannya yang telah memberikan pengetahuan dan mengingatkan kita terus agar patuh peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memberikan pencerahan supaya kita terhindar dari tindak korupsi dan penyelewengan yang merugikan masyarakat,” katanya.

  • transparansi anggaran

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.