Setelah Menunggu Puluhan Tahun, Akhirnya Warga Pulau Dudepo Dapat Menikmati Listrik

Selasa, 04 Agu 2026, 00:07 WIB

GORONTALO - Masyarakat Pulau Dudepo di Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, akhirnya menikmati aliran listrik setelah PT PLN melakukan penyalaan perdana jaringan melalui Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV, Senin.    

Penyalaan listrik tersebut menandai berakhirnya penantian masyarakat selama puluhan tahun untuk memperoleh akses energi listrik sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan di Provinsi Gorontalo.   

Ket. Foto: Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, manajer PT PLN Suluttenggo hadir pada peresmian penyalaan perdana listrik melalui SKLTM 20 kV di Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Senin (3/8). — Sumber: Antara foto/HO-Diskominfotik

Peresmian dihadiri Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, jajaran PT PLN, Forkopimda, serta masyarakat setempat.  

Anggota DPR RI Rusli Habibie mengatakan penyalaan listrik tersebut menjadi hadiah bagi masyarakat Pulau Dudepo menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.  

"Hari ini hari bersejarah bagi Desa Dudepo. Ini hadiah untuk masyarakat pada HUT ke-81 Republik Indonesia. Mudah-mudahan tanggal 3 Agustus 2026 akan selalu diingat sebagai hari ketika listrik mulai dinikmati masyarakat Dudepo," katanya.   

Menurut Rusli, pembangunan jaringan listrik dengan nilai investasi hampir Rp100 miliar untuk melayani sekitar 400 jiwa bukan semata-mata didasarkan pada jumlah penduduk, melainkan sebagai wujud keadilan negara dalam memberikan pelayanan dasar kepada seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terluar.  

Ia menegaskan setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses listrik sebagai bagian dari pelayanan publik yang harus dipenuhi pemerintah. 

Rusli juga mengingatkan PT PLN agar memperhatikan hak masyarakat dalam proses pemeliharaan jaringan, terutama apabila terdapat pohon milik warga yang harus ditebang untuk kepentingan jaringan listrik sehingga seluruh proses tetap berjalan sesuai ketentuan.  

Pada kesempatan itu, Rusli mengajak masyarakat mendoakan almarhum Rahmat Gobel yang dinilainya turut memberikan kontribusi bagi pembangunan Gorontalo, termasuk memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memperjuangkan pembangunan jaringan listrik di Pulau Dudepo hingga dapat direalisasikan.  

Ia mengatakan hadirnya listrik menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang selama ini mendambakan layanan energi sebagai penunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sehari-hari.

"Alhamdulillah, penantian panjang masyarakat Dudepo yang mengidam-idamkan listrik akhirnya terwujud. Atas nama pemerintah dan masyarakat Gorontalo Utara kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan program ini," katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) berupa meteran listrik gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari program perluasan akses energi yang merata dan berkeadilan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.