Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkeu Minta PT Timah Segera Kelola 6 Smelter Sitaan Negara di Bangka Belitung

📅 Senin, 06 Okt 2025, 17:40 WIB | Oleh:

Langkah pemerintah juga harus disertai dengan kebijakan industrial berbasis produktivitas, bukan hanya proteksi. Selain itu, konsolidasi antara PT Timah, lembaga riset, dan universitas perlu dilakukan.

"Tanah jarang adalah industri teknologi tinggi. Kalau tidak disertai riset, inovasi, dan tata kelola yang transparan, kita berisiko hanya mengganti pelaku tanpa memperbaiki sistem," kata Fakhrul.

Selanjutnya, pemerintah perlu merancang blueprint tata kelola mineral strategis yang memberikan kejelasan terkait hak dan kewajiban antara pusat dan daerah, mekanisme audit atas nilai ekspor dan royalti, serta jalur transisi bagi industri kecil yang nilai legalisasi izinnya masih tertinggal.

"Pasar menolak ketidakpastian, bukan aturan. Hukum yang tegas harus diikuti oleh tata kelola yang dapat diprediksi. Itu yang akan mengubah Bangka Belitung dari tambang menjadi penggerak ekonomi nasional," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Masih Ditelusuri Jumlah Pas...

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.