Wow! Program Magang Nasional Diminati 451 Perusahaan, Kesempatan Kerja Terbuka Lebar
📅 Minggu, 05 Okt 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara.
JAKARTA – Peran swasta dalam mendukung program Magang Nasional itu krusial banget, bukan cuma soal buka lowongan, tapi juga jadi jembatan nyata antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
Dengan keterlibatan aktif perusahaan, peserta program magang nasional ini bisa dapat pengalaman riil, bukan sekadar teori. Di sisi lain, dunia usaha juga diuntungkan karena bisa menjaring talenta muda potensial sejak dini.
Kalau kolaborasi ini jalan serius, program magang nasional bisa jadi investasi jangka panjang buat mencetak SDM siap kerja, inovatif, dan kompetitif. Tanpa dukungan swasta, program ini cuma jadi wacana; tapi dengan kolaborasi nyata, bisa jadi mesin penggerak masa depan tenaga kerja Indonesia.
Kementerian Ketenagakerjaan RI mencatat, sudah ada 451 perusahaan yang mengajukan diri sebagai penyelenggara dalam program magang nasional untuk 1.300 posisi yang diajukan dan 6.000-an calon pemagang. Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/10), mengatakan ratusan perusahaan itu terdiri dari perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Tahap pertama, sebanyak 20 ribu lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi akan menjalani program Magang Nasional selama 6 bulan (15 Oktober 2025 - 15 April 2026) dan akan ditambah jika animo mahasiswa fresh graduate terus meningkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hingga hari ini, sudah ada 451 perusahaan yang mendaftar untuk ikut program magang yang akan dijalankan melalui skema kerja sama antara perguruan tinggi dengan dunia usaha," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, program tersebut akan diluncurkan pada 15 Oktober 2025.
Cris Kuntadi menjelaskan, Magang Nasional merupakan bagian dari Paket Ekonomi "8+4+5" 2025 yang diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program ini menyasar lulusan Diploma (D1-D4) dan Sarjana (S1) yang lulus dalam maksimum 1 tahun terakhir.
"Magang Nasional bertujuan untuk mengenalkan dunia kerja, meningkatkan kompetensi terkait bidang keilmuan, dan memberikan pengalaman kerja sehingga memiliki peluang untuk bisa bekerja," kata Cris.
Peserta yang lolos program Magang Nasional akan memperoleh fasilitas berupa uang saku setara upah minimum (UMP) yang dibayar pemerintah, dan disalurkan langsung ke peserta magang melalui bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Peserta magang juga memperoleh fasilitas jaminan sosial yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM) yang dibayar Pemerintah. Fasilitas lainnya yakni Mentor dari perusahaan.
"Kewajiban perusahaan adalah memberikan laporan kemajuan magang setiap bulan kepada Kemnaker," ujarnya.
Terpisah, Kepala Barenbang Kemnaker Anwar Sanusi menjelaskan bahwa pendaftaran penyelenggara pemagangan berikut jumlah lowongan dilaksanakan pada 1-7 Oktober 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!