Trump Nyatakan AS Terlibat Konflik Bersenjata dengan Kartel Narkoba
📅 Jumat, 03 Okt 2025, 08:36 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: PBS/Reuters
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat terlibat dalam "konflik bersenjata" dengan kartel narkoba, kata pemerintahannya dalam pemberitahuan yang dikirimkan kepada Kongres setelah serangan baru-baru ini terhadap kapal-kapal di lepas pantai Venezuela.
Surat yang salinannya diperoleh AFP pada hari Kamis (2/10), dirancang sebagai pembenaran hukum untuk tiga serangan baru-baru ini di perairan internasional yang telah menewaskan sedikitnya 14 orang.
Pemerintahan Trump telah mengerahkan kapal militer ke Laut Karibia untuk melawan penyelundup narkoba di tengah meningkatnya ketegangan dengan Presiden kiri Venezuela Nicolas Maduro.
"Presiden menetapkan kartel-kartel ini sebagai kelompok bersenjata non-negara, menetapkan mereka sebagai organisasi teroris, dan menetapkan bahwa tindakan mereka merupakan serangan bersenjata terhadap Amerika Serikat," demikian bunyi pemberitahuan dari Pentagon tersebut.
Pemberitahuan itu juga menyebut tersangka penyelundup sebagai "pejuang yang melanggar hukum."
Sebaiknya Anda baca juga:
Serangan AS baru-baru ini menargetkan kapal-kapal yang diduga membawa narkoba di lepas pantai Venezuela, tetapi para ahli hukum meragukan legalitas tindakan Washington.
"Seperti yang telah kami katakan berkali-kali, presiden bertindak sesuai dengan hukum konflik bersenjata untuk melindungi negara kita dari mereka yang mencoba membawa racun mematikan ke pantai kita," kata juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, kepada AFP.
"Dia menepati janjinya untuk memberantas kartel dan menghilangkan ancaman keamanan nasional ini yang membunuh lebih banyak warga Amerika."
Sebaiknya Anda baca juga:
Provokasi
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan catatan itu dikirim ke Kongres setelah serangan tanggal 15 September, dan menambahkan bahwa hal itu diamanatkan secara hukum setelah serangan yang melibatkan militer AS.
"Itu tidak menyampaikan informasi baru," kata pejabat itu kepada AFP.
Ketegangan meningkat akibat serangan dan peningkatan kekuatan angkatan laut AS.
Venezuela pada Kamis mengatakan telah mendeteksi "serangan ilegal" oleh lima jet tempur AS yang terbang "75 kilometer dari pantai kami."
Menteri Pertahanan Vladimir Padrino mengecam penerbangan tersebut sebagai "provokasi" dan "ancaman terhadap keamanan nasional kita."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!