Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos: 160 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi Mulai September

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 19:48 WIB | Oleh:
Kemensos: 160 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi Mulai September Doc: antara foto
Ket. Menteri Sosial Syaifullah Yusuf

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan sebanyak 160 Sekolah Rakyat telah resmi beroperasi per September 2025, sementara lima titik lainnya masih menunggu kelengkapan sarana sebelum bisa dimanfaatkan.

“Dari target 165, sekitar 160 sudah beroprerasi. Tinggal beberapa titik, lima titik, yang masih belum karena menunggu perlengkapan seperti mebel,” kata Menteri Sosial Syaifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Jumat (3/10).

Kemensos mengkonfirmasi tahap pertama peluncuran Sekolah Rakyat yang dilakukan pada Juli 2025 dengan 63 titik, kemudian berlanjut pada Agustus dengan tambahan 37 titik. Sementara pada September, sebanyak 60 Sekolah Rakyat dan lima lainnya bisa beroperasi pekan kedua Oktober.

"Yang baru ada di Bangkalan dan ada di Banyuwangi per September tadi sudah beroprerasi. Selebihnya pekan kedua Oktober, ya, selesai semua. Lalu November setelah semua siap akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo," cetusnya.

Program Sekolah Rakyat dirancang oleh pemerintah sebagai pusat pendidikan, sekaligus juga sebagai miniatur pengentasan kemiskinan terpadu.

Konsep ini memadukan sejumlah program prioritas pemerintah, antara lain Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan, Koperasi Desa Merah Putih, hingga program pembangunan 3 juta unit rumah.

Pemerintah melalui Kemensos sebagai pelaksana teknis menargetkan pada tahun ajaran 2025/2026 ini jumlahnya bertambah menjadi 165 sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA/sederajat. Sekolah-sekolah tersebut diproyeksikan mampu menampung 15.895 siswa, dengan dukungan 2.407 guru serta 4.442 tenaga pendidik.

Berbagai Fasilitas

Dalam kesempatan berbeda, Mensos Saifullah Yusuf memaparkan berbagai fasilitas yang didapatkan siswa di Sekolah Rakyat yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memberi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.

"Fasilitas yang akan didapatkan mulai dari pembelajaran akademik, penguatan kedisiplinan dan pendidikan karakter, talent mapping untuk mengetahui bakat siswa, dan pemeriksaan kesehatan rutin," kata Mensos Saifullah Yusuf di hadapan wali murid siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat.

Selain itu, lanjut Mensos, siswa juga mendapatkan fasilitas makan tiga kali sehari dan makanan ringan dua kali sehari, serta perlengkapan sekolah mulai dari seragam dan peralatan tulis hingga laptop.

Gus Ipul, sapaannya, menyebutkan ada lebih dari 4 juta anak usia sekolah di Indonesia tidak sekolah, mulai dari tidak bisa sekolah, belum sekolah hingga putus sekolah karena alasan ekonomi.

"Sekolah Rakyat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mendapatkan kesempatan dan lingkungan yang baik untuk mendukung pendidikannya, dan mereka bisa konsentrasi penuh belajar tanpa harus memikirkan masalah ekonomi dan beban lainnya," kata Gus Ipul.

Hadirnya Sekolah Rakyat ini, menurut dia,menjawab isu masalah akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

44 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

50 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.