Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenham Bentuk Desa Sadar HAM di Jambi, Upaya Penguatan Masyarakat

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 09:15 WIB | Oleh:
Kemenham Bentuk Desa Sadar HAM di Jambi, Upaya Penguatan Masyarakat Doc: ANTARA
Ket. Direktur Penguatan Kapasitas HAM Masyarakat, Komunitas dan Pelaku Usaha Kementerian HAM RI, Giyanto (tiga dari kanan) saat meresmikan desa sadar HAM di Desa Tangkit Baru, Muaro Jambi, Kamis (2/10/2025).

MUARO JAMBI - Kementerian Hak Asasi Manusia HAM (Kemenham) membentuk dua desa dan kelurahan sadar hak asasi manusia di Provinsi Jambi sebagai uji coba (piloting) penguatan masyarakat terhadap perspektif penanaman penghayatan nilai norma melalui individu.

"Desa kelurahan sadar HAM ini menjadi prioritas kementerian, sudah diwacanakan oleh bapak menteri," kata Direktur Penguatan Kapasitas HAM Masyarakat, Komunitas dan Pelaku Usaha Kementerian HAM RI, Giyanto di Muaro Jambi, Kamis.

Menurut dia, pembentukan desa sadar HAM merupakan langkah pemenuhan hak-hak dasar seperti akses mendapatkan pendidikan, tumbuh kembang anak dan perlakuan kepada perempuan.

Dia mengatakan program tersebut dimulai dari desa karena wilayah ini merupakan basis pemerintahan terkecil, melibatkan masyarakat serta menggandeng tokoh setempat, sehingga internalisasi penguatan HAM bisa tersebar lewat masyarakat desa.

Giyanto menegaskan Kemenham tengah mendorong pembentukan dua ribu desa sadar HAM di seluruh tanah air untuk mempermudah penularan nilai-nilai hak asasi termasuk penerapan regulasi.

Selama tahun 2025, Kemenham telah membentuk 10 desa percontohan sadar HAM, tersebar di lima pulau, meliputi dua desa di Provinsi Jambi, dua desa di Jawa Tengah, dua desa di Kalimantan Selatan, dua desa di Sulawesi Selatan dan dua desa di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Khusus di Jambi, dua desa percontohan yang dibentuk meliputi Desa Tangkit Baru, yang di kenal sebagai desa agrowisata nanas dan Desa Muara Jambi dengan keunggulan situs candi sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN).

Dia menyebutkan berdasarkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Tahun 2045, Indonesia diproyeksi menjadi percontohan HAM dunia, dengan sajian keberagaman suku bangsa di tanah air.

"Pondasinya menguatkan HAM di desa, harapannya menyentuh seluruh desa di Indonesia. Melalui jangkauan ini masyarakat bisa saling menularkan, menjadi penggiat, berbagi ilmu dan pengalaman kepada desa lainnya," ujar Giyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.