Surabaya Samator Peringkat Tiga Proliga 2025 Usai Tekuk Bank Sumsel
📅 Minggu, 11 Mei 2025, 21:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Luqman Hakim
YOGYAKARTA - Tim putra Surabaya Samator merebut peringkat ketiga PLN Mobile Proliga 2025 setelah menekuk Palembang Bank Sumsel Babel dengan skor 25-23, 25-13, 21-25, 25-23 dalam grand final di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (11/5).
Laga berlangsung sengit pada set pertama. Kedua tim saling bergantian memimpin, dengan Bank Sumsel Babel sempat unggul 16-13. Namun Samator mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga menutup set dengan kemenangan tipis 25-23.
Pada set kedua, Samator tampil lebih dominan. Tim asuhan Rodolfo Sanchez itu unggul cepat 6-0 dan terus menjauh 13-6.
Permainan rapi Samator dikombinasikan dengan banyaknya kesalahan individu pemain Bank Sumsel Babel membuat set kedua berakhir dengan skor mencolok 25-13 untuk keunggulan Samator.
Bank Sumsel Babel mencoba bangkit pada set ketiga. Penampilan Jordan Michael Imanuel dan kolega mulai membaik dan sukses menciptakan jarak poin atas Samator. Set ketiga akhirnya menjadi milik Bank Sumsel Babel dengan skor 25-21.
Sebaiknya Anda baca juga:
Memasuki set keempat, pertandingan kembali berlangsung ketat. Kedua tim saling kejar poin, namun Samator mampu menjaga fokus jelang akhir game.
Kesalahan servis dari Bradley Robert Gunter menjadi penutup pertandingan, sekaligus memastikan kemenangan Samator 25-23.
Manajer Surabaya Samator Hadi Sampurno menyebut performa anak asuhnya terus menunjukkan tren positif sejak babak final four Proliga 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dari awal di Kediri, Semarang, dan Solo, saya memang melihat tren pemain kami cenderung meningkat. Saya sangat berharap pada grand final di sini, high perform-nya muncul, dan itu ternyata dikabulkan Allah, terjadi," ujar Hadi.
Dia menilai para pemain tampil lepas dan minim kesalahan.
"Saya melihat teman-teman bermain enjoy, tidak ada beban, dan sedikit kesalahan, artinya lebih sedikit daripada sebelumnya," ujar dia.
Hadi menyebut hasil kemenangan kali ini bakal menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
"Ini bekal bagi kami untuk bisa meningkatkan kualitas individu maupun tim pada event-event berikutnya, karena tidak akan berhenti di sini. Masih banyak event lain yang menunggu kita," kata dia.
Kapten tim Surabaya Samator Rama Fazza Fauzan mengakui pertandingan kali ini terasa berbeda dibanding final sebelumnya dan minim kesalahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!