Cianjur Membuat Warga Tidak Mampu Mudah Berobat, Cukup Membawa KTP
Senin, 29 Sep 2025, 15:32 WIBCIANJUR â Prestasi bagus dicatatkan Pemkab Cianjur. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur kini masyarakat tidak mampu mudah berobat. Mereka cukup membawa KTP. Ini terjadi karena dinkes sudah menerapkan Universal Health Coverage (UHC). Ini sudah berjalan baik, sehingga membuat kesehatan masyarakat terjamin.
âWarga tidak mampu saat berobat ke RSUD dan Puskesmas, cukup membawa KTP,â jelas Kepala Dinkes Cianjur Made Setiawan. Dia mengatakan dengan UHC proses pendaftaran untuk mendapat pelayanan kesehatan hingga aktivasi baru menjadi lebih cepat dan tidak perlu menunggu berhari-hari, bahkan sampai satu bulan.
âUntuk masyarakat tidak mampu yang butuh berobat segera, tidak perlu menunggu sampai berminggu-minggu, karena dalam satu hari jaminan kesehatan mereka langsung aktif,â katanya. Dengan tercapainya UHC prioritas, lanjutnya, jaminan kesehatan untuk masyarakat, terutama yang tidak mampu, sudah lebih mudah sehingga pemerintah daerah memastikan seluruh masyarakat dapat dengan tenang menjalankan berbagai aktivitas tanpa berfikir panjang ketika sakit.
Pemkab Cianjur menargetkan UHC pada bulan Juli 2025, namun terjadi pengurangan penerima bantuan iuran yang dibayarkan pemerintah pusat, sehingga harus menambah anggaran agar dapat mengejar kuota minimal UHC. âSebelumnya ada pengurangan 120 ribu warga PBI dari pusat, makanya kami harus tambah anggaran sebesar 7 miliar dan total anggaran yang dihabiskan untuk mengejar UHC ini mencapai 290 miliar,â katanya.
Sementara Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun mengatakan Kabupaten Cianjur akhirnya mendapatkan predikat UHC prioritas karena sudah memenuhi kriteria, seperti jumlah peserta di atas 98 persen dari jumlah penduduk sebanyak 2,6 juta jiwa dan keaktifan peserta di atas 80 persen. Dengan tercapainya persyaratan dan predikat UHC, kata dia, Kabupaten Cianjur merupakan kota ke 16 dari 27 kabupaten/kota di Jabar yang masyarakatnya berhak mendapat berbagai kemudahan dalam mendapat pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas.
âBerbagai keistimewaan diberikan bagi Kabupaten Cianjur yang sudah menyandang UHC prioritas, dimana masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan cukup membawa KTP dan kepesertaannya langsung aktif," katanya. Dia menambahkan kriteria pertama 98 persen lebih dari penduduk harus sudah teregistrasi sebagai peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dan sudah dipenuhi Cianjur yang mencapai lebih dari 100 persen teregistrasi, keaktifan peserta-nya di atas 80 persen dari masyarakat.
- Cianjur
- Administrasi Kesehatan
- Program UHC
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Penyaluran KUR Sektor Produksi Lampaui Target
-
Dinas Pendidikan Cianjur Telah Gelontorkan Rp106 Miliar untuk Perbaikan 83 Sekolah
-
Prabowo Saksikan Kemitraan Danantara–Arm, Dorong Inovasi Teknologi
-
Kinerja Bertumbuh, PTP Nonpetikemas Optimis Capai Terget
-
Cianjur Ribut-ribut Soal yang Satu Ini Susah Betul, Tidak Juga Rampung
-
Sri Sultan Dorong Kolaborasi Generasi Muda dan Senior di Birokrasi DIY
-
Marquez Catat Waktu Ketiga Tercepat di Latihan Perdana MotoGP Jepang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.