Perkuat Branding, Kopi Papua Berpeluang Jadi Primadona Pasar Internasional
Minggu, 28 Sep 2025, 20:20 WIBJAYAPURA â Branding kopi produksi daerah jadi kunci penting untuk meningkatkan daya saing di pasar yang makin kompetitif. Dengan identitas merek yang kuatâmulai dari cerita asal-usul, karakter rasa unik, hingga nilai budaya lokalâkopi daerah bisa menembus pasar premium, baik domestik maupun internasional.
Branding bukan hanya soal pemasaran, tapi juga strategi nilai tambah yang mampu mengangkat harga jual, memperluas pasar, serta memperkuat posisi petani dan daerah sebagai produsen kopi berkualitas.
Penjabat Gubernur Papua Agus Fatoni mengajak pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat branding kopi Papua agar mampu bersaing di pasar global.
âKopi Papua bukan hanya soal minuman, tetapi sudah menjadi sumber penghidupan bagi ribuan petani serta membuka lapangan kerja baru melalui kafe dan usaha kecil menengah (UMKM),â katanya di Jayapura, Sabtu (27/9).
Menurut Fatoni, kopi Papua telah terbukti memiliki cita rasa khas dan kualitas unggul sehingga mampu menembus pasar internasional.
"Oleh karena itu, perlu adanya penguatan branding, peningkatan kapasitas petani, serta strategi pemasaran yang berkelanjutan," ujarnya.
Dia menjelaskan, upaya ini juga harus diarahkan pada peningkatan ekspor agar kopi Papua semakin dikenal luas di dunia.
"Pengembangan kopi Papua merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan semakin kuatnya branding, kopi Papua diyakini akan menjadi kebanggaan nasional sekaligus internasional," katanya.
Oleh sebab itu mari dukung kopi Papua, nikmati, dan jaga bersama agar tetap berkelanjutan. Kopi adalah motor penggerak ekonomi masyarakat dan ikon kebanggaan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Faturachman mengatakan bahwa potensi ekonomi kopi semakin terlihat jelas, terutama di Kota Jayapura di mana konsumsi kopi masyarakat setempat saja mencapai sekitar 18 ribu gelas per hari.
"Jika diasumsikan harga per gelas Rp10 ribu, maka perputaran nilai ekonomi dari kopi di Kota Jayapura saja bisa mencapai Rp180 juta setiap harinya," katanya.
Menurut Faturachman, oleh sebab itu ini membuktikan bahwa kopi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
"Mari bersama menjaga keberlanjutan kopi Papua agar mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Papua sebagai salah satu penghasil kopi unggulan Indonesia," ujarnya.
- Kopi Papua
- branding
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Terobosan Luar Biasa, Transjabodetabek Bakal Gratis
-
Satgas Kuala TNI–Jhonlin Bergerak Cepat Atasi Sedimentasi Muara Kuala Penaga
-
Festival Temanggung 2025 di Kiara Artha Park Bandung Hadirkan Sego Gono dan Ndas Borok
-
Pemerintah Kaji Ulang Aturan E-Commerce, Pengawasan Platform Digital Siap Diperketat
-
Mitsubishi Fuso Hadirkan Ekosistem “Zero Down Time” di GIICOMVEC 2026 untuk Dukung Logistik Indonesia
-
Primaya Hospital Kelapa Gading Luncurkan Pusat Penanganan GERD dan Dialisis Modern Terintegrasi
-
Riset Global: Kredibilitas Jadi Tantangan Utama Merek di Era Jawaban AI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.