Pemerintah Upayakan Efisiensi Ibadah Haji dengan Kurangi Masa Tinggal Jemaah di Arab Saudi

Selasa, 14 Jul 2026, 01:20 WIB

JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf mengatakan pemerintah tengah mengupayakan efisiensi pelaksanaan ibadah haji dengan mengurangi masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi melalui penambahan slot penerbangan dari kedua negara.

Menhaj Irfan mengatakan, upaya tersebut dibahas dalam pertemuannya dengan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser, yang menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut.

Ket. Foto: Suasana saat Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser (dua kanan) menyapa para tamu undangan yang disaksikan oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf dan Menteri Perhubungan Indonesia Dudy Purwagandhi di kediamaan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta, Senin (13/7). — Sumber: ANTARA/Kuntum Khaira Riswan)

“Tadi sore pembicaraan kita berkaitan dengan, pertama, pemerintah Saudi sangat mendukung program rencana kita membangun Kampung Haji dan mereka berharap segera dimulai pembangunannya," katanya.

Selain pembangunan Kampung Haji, Menhaj Irfan mengatakan kedua pihak juga membahas langkah untuk mengefisienkan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia melalui pengurangan masa tinggal jamaah di Arab Saudi.

"Kita juga minta dalam rangka mengefisienkan pelaksanaan haji kita berupaya mengurangi masa tinggal di Saudi dengan cara menambah slot penerbangan dari Saudi maupun dari Indonesia sehingga itu akan bisa mengurangi masa tinggal di Saudi. Alhamdulillah Yang Mulia Menteri Transportasi Saudi juga memberikan dukungannya," ujarnya.

Saat ditanya apakah efisiensi tersebut dilakukan untuk mengurangi biaya haji yang harus ditanggung jemaah, Irfan mengatakan pembahasan mengenai komponen biaya merupakan mekanisme yang berbeda. Namun ia meyakini kebijakan tersebut akan memberikan pengaruh.

“Oh itu nanti beda lagi, nanti ada itu perhitungan yang berbeda lagi. Insya Allah berpengaruh nanti,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Saleh menyampaikan bahwa dalam pertemuannya dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Indonesia Dudy Purwagandhi, telah dibahas penguatan kerja sama di bidang transportasi dan layanan logistik antara kedua negara.

Selain membahas peluang investasi di sektor maritim, pertukaran pengalaman dan keahlian di bidang perkeretaapian, dibicarakan pula penambahan frekuensi penerbangan antar kedua negara melalui maskapai Arab Saudi.

“Kami juga membahas peningkatan frekuensi penerbangan antara kedua negara, baik oleh Saudia maupun Riyadh Air, yang diperkirakan akan mulai melayani rute ke Jakarta dalam beberapa bulan mendatang,” kata Saleh.

Menteri Arab Saudi menegaskan pemerintah Kerajaan Arab Saudi menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan bagi seluruh jamaah haji dengan menyediakan berbagai kemudahan selama berada di Tanah Suci, termasuk bagi jamaah asal Indonesia yang merupakan kelompok jamaah terbesar.

Untuk mendukung kenyamanan pelaksanaan ibadah haji, ia mengatakan Arab Saudi terus mengembangkan berbagai infrastruktur pendukung, di antaranya Kereta Cepat Haramain, Kereta Al-Mashaer, perluasan kawasan Jamarat, serta sejumlah proyek pengembangan lainnya.

“Insya Allah kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Yang Mulia Menteri Haji dan Menteri Perhubungan untuk menghadirkan lebih banyak kemudahan dan peningkatan layanan bagi para jemaah Indonesia di masa mendatang,” kata Saleh.

  • arab saudi
  • ibadah haji
  • penerbangan haji
  • menhaj irfan yusuf
  • masa tinggal jemaah haji
  • kampung haji

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.