Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KLH: Mayoritas Air Sungai di Indonesia dalam Kondisi Tercemar, 3 Provinsi Paling Banyak

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 15:10 WIB | Oleh:
KLH: Mayoritas Air Sungai di Indonesia dalam Kondisi Tercemar, 3 Provinsi Paling Banyak Doc: ANTARA
Ket. Dua bocah bermain air di tepi Sungai Ciliwung, Kampung Melayu, Jakarta, Selasa (27/7/2021).

JAKARTA - Pemantauan mutu air sungai yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menemukan mayoritas sungai di Indonesia berada dalam kondisi tercemar, dengan tiga provinsi seluruh titik pemantauannya berada dalam keadaan tercemar.

"Hasil pemantauan mutu air pada semester I tahun 2025 di 4.480 lokasi pada 1.480 sungai menunjukkan 70,70 persen lokasi sungai pada kondisi tercemar sedang. Hanya 29,3 persen memiliki lokasi dengan baku mutu yang memadai, biasanya berada di hulu-hulu sungai," kata Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq dalam kegiatan Gerakan Bersih Sungai Cipinang dalam rangka peringatan Hari Sungai Sedunia 2025 di Jakarta, Sabtu (28/9).

Secara khusus dia merujuk kepada tiga provinsi yang seluruh titik pemantauannya berada dalam kondisi tercemar dengan berbagai tingkatan.

Yang pertama adalah DKI Jakarta dengan kondisi air sungainya tercemar dan berbahaya untuk kesehatan manusia jika diminum. Seluruh titik pantauan tercemar juga ditemukan di wilayah Kepulauan Riau ( Kepri) dan Papua Selatan.

Selain itu, katanya, lima Daerah Aliran Sungai (DAS) prioritas yaitu Citamum, Ciliwung, Cisadane, Bengawan Solo dan Brantas juga memperlihatkan kecenderungan semakin tercemar di setiap segmennya.

Dia memastikan pemerintah tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut, dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sudah dijelaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah diwajibkan untuk menyusun Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air sungai (RPPMA).

Namun, sejauh ini baru tiga RPPMA yang dibuat untuk kawasan DAS prioritas tersebut. Untuk itu dia meminta perhatian khusus dari pemerintah daerah untuk melaksanakan penyusunan dokumen tersebut dalam bagian upaya membersihkan dan melindungi sungai-sungai di Indonesia yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat.

Dia mengingatkan bahwa lingkungan hidup yang bersih dan sehat merupakan hak setiap warga negara berdasarkan aturan perundang-undangan.

"Ayo, kita kembalikan sungai bersih di seluruh tanah air kita," ucap Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.