Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Industri Syariah Masuk ‘Gigi Lima’, SBSN Dipacu Jadi Primadona Pasar

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Berdasarkan data, pipeline kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) saat ini mencakup 39 proyek di 13 provinsi dengan nilai sekitar Rp47 triliun. Selain KPBU, peluang lain datang dari pengembangan UMKM halal, pariwisata, dan industri halal yang sudah teridentifikasi di berbagai wilayah.

Sholahudin menambahkan salah satu kesulitan yang dihadapi sebelumnya adalah keterbatasan pemerintah daerah dalam menganggarkan program ekonomi syariah karena nomenklaturnya belum tersedia.

Namun, dua bulan terakhir Kementerian Dalam Negeri telah memasukkan ekonomi dan keuangan syariah ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Dengan begitu, pemerintah daerah kini dapat langsung melakukan tagging dan menganggarkan program syariah melalui APBD.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.