Hong Kong Lumpuh Akibat Topan Super Ragasa
📅 Rabu, 24 Sep 2025, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Peter PARKS
HONG KONG - Hong Kong pada Selasa (23/9) menutup sekolah dan membatalkan penerbangan saat Topan Super Ragasa mendekati pusat keuangan dengan kekuatan yang menurut para pejabat akan menjadi salah satu yang paling merusak dalam sejarah kota tersebut.
Badai dahsyat itu menimbulkan ancaman luas terhadap kehidupan dan pemukiman, yang mendorong pihak berwenang di daratan Tiongkok untuk memerintahkan penutupan bisnis dan sekolah di sedikitnya 10 kota di bagian selatan negara itu, yang berdampak pada puluhan juta orang.
Sebelumnya Topan Ragasa telah menumbangkan pepohonan, menghancurkan atap bangunan, dan menewaskan sedikitnya dua orang akibat tanah longsor saat menerjang Filipina utara, tempat ribuan orang mencari perlindungan di sekolah-sekolah dan pusat-pusat evakuasi.
Topan dahsyat itu menghasilkan angin berkecepatan maksimum 220 kilometer per jam di dekat pusatnya saat bergerak ke barat melintasi Laut Tiongkok Selatan, menurut Dinas Cuaca Hong Kong.
Observatorium Hong Kong mengeluarkan peringatan topan tertinggi ketiga, T8, pada pukul 14.20 (06.20 GMT) pada Selasa, yang menyatakan bahwa Ragasa memiliki sirkulasi yang luas dengan angin kencang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Cuaca diperkirakan akan memburuk dengan cepat hari ini, dengan angin yang menguat dengan cepat," kata observatorium tersebut, seraya menambahkan bahwa gelombang badai yang signifikan dapat menyebabkan permukaan air naik hingga empat meter pada Rabu (24/9) pagi.
Mengantisipasi ancaman itu puluhan petugas pekerjaan umum telah mendirikan barikade dan jalan setapak yang ditinggikan di pesisir area Lei Yue Mun, sementara sejumlah pemilik bisnis memindahkan barang dagangan mereka keluar dari area tersebut.
Pejabat nomor dua Hong Kong, Eric Chan, sebelumnya mengatakan Ragasa akan menimbulkan ancaman serius yang sebanding dengan topan dahsyat tahun 2017 dan 2018, yang mengakibatkan kerugian properti hingga ratusan juta dollar AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bandara Hong Kong akan tetap dibuka, tetapi akan ada gangguan signifikan terhadap operasional penerbangan mulai pukul 18.00 (10.00 GMT) pada Selasa hingga keesokan harinya, kata Otoritas Bandara.
Lebih dari 500 penerbangan Cathay Pacific diperkirakan akan dibatalkan akibat Topan Super Ragasa ini. Sementara itu ribuan pekerja bergegas pulang pada Selasa sore setelah peringatan T8 diumumkan, sementara operator bus mengatakan bahwa layanan akan dikurangi pada sore harinya.
Kelas-kelas ditiadakan pada Selasa dan Rabu, sementara Klub Joki Hong Kong juga membatalkan pertandingan pacuan kuda pada hari Rabu.
Larangan Keluar
Para ilmuwan memperingatkan bahwa badai menjadi lebih kuat saat Bumi menghangat karena dampak perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.
Ragasa yang dinamai menurut kata Filipina untuk gerakan cepat, diperkirakan akan menghantam daratan di wilayah pesisir tengah dan barat Guangdong dalam waktu 24 jam, kata biro manajemen darurat provinsi tersebut pada Selasa pagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!